Usai Upacara Kemerdekaan, Hendi Pamer Prototipe ‘Becak 2.0’

Kendaraan berwarna putih dengan logo “Semarang Hebat” masih dalam tahap pengembangan.

SEMARANG- Perayaan Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia di Kota Semarang berlangsung dengan khidmat di balai kota, Jumat (17/08/2018).

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menunjukkan becak modern buatan perusahaan lokal, usai upacara di Balai Kota Semarang, Jumat (17/8/2018). Foto: Masrukhin Abduh

Upacara peringatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sebagai inspektur upacara.

Berbagai lomba juga digelar yang diikuti oleh Wali Kota Semarang, Kapolrestabes Semarang, Dandim 0733BS Kota Semarang, Dandenpom Semarang, dan Ketua DPRD Kota Semarang.

Tidak ketinggalan tamu undangan dari perwakilan negara-negara sahabat Kota Semarang seperti Belanda, Prancis, Belgia, dan Australia juga ikut bergabung.

Gelak tawa mewarnai pelaksanaan lomba-lomba tersebut. Terlebih saat ada perwakilan negara luar yang baru pertama kali mengikuti perlombaan, seperti lomba makan kerupuk hingga lomba menggulung stagen.

Salah satunya saat perwakilan Kerajaan Belanda, A.J.B.Van Der Klugt yang kelihatan kebingungan saat akan menggulung stagen.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi harus mengajari Klugt berulang kali. Dan akhirnya Hendi, sapaan Wali Kota menyerah, memberikan stagen miliknya yang sudah setengah digulung untuk diteruskan.

Tawa kembali pecah saat perlombaan makan kerupuk dimulai. Lagi-lagi para perwakilan negara asing tampak kesulitan menggigit kerupuk yang digantung. Bahkan beberapa tampak sesekali mencoba menjulurkan lidahnya untuk menggaet kerupuk di depannya, ternyata juga tidak membuahkan hasil. Hendi, yang berada di antara para peserta dari luar terlihat juga tidak kuat menahan tawa.

Dan yang menarik, di tengah perayaan 17-an tersebut, sebuah produk inovasi asli karya Kota Semarang juga dipamerkan. Yakni, sebuah prototipe kendaraan roda tiga bertenaga listrik, yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan otomotif di Kota Semarang.

“Nama produk ini adalah Tiga Roda Indonesia, kalau saya boleh sebut sih ini Becak 2.0, atau Becak Next Generation karena prinsip kendaraannya sama, yaitu rodanya tiga dan muatannya tiga orang, satu yang mengemudi, dua penumpangnya”, kata Hendi memperkenalkan.

“Dan seperti becak di Kota Semarang saat ini, proyek ini akan kami gunakan untuk kendaraan wisata di Kota Semarang,” jelasnya.

Kendaraan berwarna putih dengan logo “Semarang Hebat” itu, disebut Hendi masih dalam tahap pengembangan, sehingga belum digunakan.

“Hari ini masih dalam tahap kita perkenalkan dulu karena masih ada beberapa teknologi yang harus dikembangkan, serta beberapa regulasi yang harus diurus untuk bisa benar-benar dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.