Usai Pesta Sabu di Hotel, Bagas Terima 1,5 Kilogram Narkoba dari Bandar

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji meminta keterangan tersangka Bagas Mukti. (metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar)

 

SEMARANG – Bagas Mukti (28), pengemudi Honda Jazz yang ditangkap Polsek Pedurungan lantaran membawa 15 paket sabu seberat total 1,5 kilogram pada Kamis (14/3/2019) lalu, merupakan pengedar yang dikendalikan oleh AM. Ia nekat menjadi pengedar dan meninggalkan bisnis ternak puyuh dan lele hanya untuk memakai sabu secara gratis.

“Saya diberi sabu tiga sampai empat titik untuk empat kali pakai. Untuk uang belum ditentukan jumlahnya, sementara dikasih makai gratis saja. Sudah tiga bulan ini pakai sabu bareng AM, kalau mengedarkan baru sekali ini,” ujar Bagas saat ditemui dalam gelar kasus di Pos Polisi Simpanglima, Semarang, Minggu (17/3/29/2019).

Sementara 15 paket yang dibawa Bagas diperoleh dari AM yang diduga bandar sabu. Paket sabu itu diterima langsung oleh Bagas di sebuah kamar hotel kawasan Johar pada Selasa (12/3/2019) malam. Di dalam kamar tersebut keduanya juga sempat pesta sabu.

“Ketemu langsung di hotel, sudah kenal lama sama AM. Awalnya di hotel itu makai bareng, terus diperintahkan AM untuk ngamanin barang dalam tas. Kaget saat tahu isinya banyak, sudah dibungkus seperti itu (15 paket-red),” ucap pria satu anak tersebut di depan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji.

Setelah itu Bagas diperintahkan oleh AM untuk mengirim barang ke alamat tertentu yang sudah ditentukan. Pertama Bagas mengirim dua paket masing-masing 100 gram yang diletakkan di tempat span daerah Plamongan Hijau Raya, Pedurungan, pada Kamis (14/3/2019). Hingga akhirnya ditangkap polisi.

“Baru sekali kirim di satu lokasi itu, dua paket. Sisanya masih di dalam tas dan menunggu perintah AM melalui telepon,” jelasnya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji mengatakan peran Bagas adalah pengedar yang dikendalikan AM. Saat ini polisi masih mengejar AM yang diduga pemilik sabu seberat total 1,5 kilogram. Jaringan ini tergolong jaringan baru dan merupakan tangkapan yang relatif besar di Kota Semarang.

“Pemilik barang dan pengendali diketahui berinisial AM, masih dalam lidik. Mudah-mudahan dalam tempo waktu tidak lama pemilik barang ini dapat ditangkap. Maksimal Senin sore sudah kami dapatkan,” katanya didampingi Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang AKBP Bambang Yugo dan Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi.

Disinggung apakah jaringan ini ada kaitannya dengan narapidana di dalam Lapas, Abioso belum bisa memastikan. Saat ini anggota masih fokus menangkap AM sehingga bisa didapatkan keterangan secara mendetail.

“Setelah AM tertangkap baru akan jelas semuanya. Tapi yang jelas ini jaringan atau kelompok baru. Batang bukti yang kami dapatkan sejauh ini baru 1,5 kilogram. Tidak menutup kemungkinan ada batang bukti lain. Rencana barang ini akan diedarkan di Semarang,” ungkapnya. (aka)

 

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.