Upacara Hari Jadi Kota Tegal Gunakan Bahasa Tegalan

Penggunaan Bahasa Tegal, digunakan pada seluruh kegiatan upacara tersebut. Mulai dari pembaca acara, sambutan hingga aba-aba pasukan,

TEGAL – Peringati Hari Jadi ke-439 Kota Tegal, pemerintah setempat menggelar upacara di Alun-Alun, Jumat (12/4/2019) pagi. Namun, ada yang unik dari upacara ini. Mulai dari pembaca acara, sambutan, hingga aba-aba pasukan keseluruhannya menggunakan Bahasa Tegalan.

Suasana upacara Hari Jadi Kota Tegal di Alun-laun setempat berlangsung khidmat. Foto : metrojateng.com/ adithya

Memang, secara sepintas tak ada yang berbeda dari upacara yang digelar di Alun-Alun Kota Tegal tersebut. Namun, jika diperhatikan lebih saksama, maka akan ada hal yang berbeda dari upacara pada umumnya. Di mana Bahasa Indonesia yang baku, diganti menjadi Bahasa Tegalan.

Penggunaan Bahasa Tegal, digunakan pada seluruh kegiatan upacara tersebut. Mulai dari pembaca acara, sambutan hingga aba-aba pasukan, yang diteriakkan lantang oleh komandan upacara.

Ada beberapa bagian dari upacara, yang tidak diterjemahkan dalam Bahasa Tegal. Seperti lagu Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan Undang-undang Dasar 1945. Selain ketiga bagian tersebut, seluruhnya menggunakan Bahasa Ngapak.

“Laka salahe, inyong nang kene maca sambutan nggo Bahasa Tegal. Kie sing diarani nguri-nguri bahasane dewek,” ucap Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono.

Selain bahasa, para tamu undangan yang hadir juga sebagian besar menggunakan pakaian adat Tegal. Penggunaan Bahasa Tegal pada upacara Hari Jadi ke-439 Kota Tegal sebagai wujud kepedulian terhadap kearifan lokal, serta memelihara Bahasa Tegal sebagai bahasa ibu di daerahnya sendiri. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.