Untidar Magelang Terima 1.830 Mahasiswa Baru

Sebanyak 940 calon mahasiswa dinyatakan mengundurkan diri karena tidak memenuhi persyaratan

MAGELANG – Mahasiswa baru Universitas Tidar (Untidar) Magelang diserahterimakan dalam upacara yang berlangsung di kapus setempat. Serah terima berlangsung usai pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI, Jumat (17/8/2018).

Serah terima mahasiswa baru Universitas Tidar Magelang, Jumat (17/8/2018). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Plt Rektor Prof John Hendri bertindak sebagai pembina upacara. Sedangkan serah terima mahasiswa baru diawali dengan laporan kegiatan Penerimaan mahasiswa Baru (PMB) Untidar oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd.

Joko Widodo melaporkan, jumlah total peminat Untidar tahun 2018 mencapai 19.112 orang. Setelah menjalani proses seleksi, hanya 2.770 calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi atau sekitar 12 persennya saja dari total keseluruhan peminat.

Tahun ini Untidar membuka empat jalur PMB yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) khusus Diploma dan Seleksi Mandiri Masuk Universitas Tidar (SMM Untidar).

Sementara itu, dari 2.770 calon mahasiswa yang lolos, hanya 1.830 calon mahasiswa yang akan diresmikan menjadi mahasiswa baru Untidar Tahun Akademik 2018/2019.

Sebanyak 940 calon mahasiswa dinyatakan mengundurkan diri karena tidak memenuhi persyaratan dan ketentuan pada saat registrasi atau mengajukan surat pengunduran diri secara langsung ke pihak kampus.

Dalam kesempatan itu, Plt Rektor John Hendri menyematkan jas almamater dan topi Untidar kepada Rizky dan Alya, perwakilan mahasiswa baru Universitas Tidar.

Dia mengatakan, peminat lulusan SMA untuk meneruskan kuliah di Untidar terus meningkat. Tidak hanya dari Jawa saja, melainkan dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan pulau-pulau lain di Indonesia.

“Saya merasa bersyukur dapat melanjutkan studi di Untidar. Hampir gagal untuk sampai ke Magelang karena kendala biaya namun dengan bantuan dari guru-guru dan para kerabat di kampung halaman, saya membulatkan tekad untuk melanjutkan studi disini,” ujar Rizky Ardiansyah, perwakilan mahasiswa. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.