Unnes dan Kejati Jateng Launching Pusat Studi Adhyaksa

Kajati Jateng Priyanto saat menerima hasil Kajian Akademis RUU Kejaksaan  dari Rektor Unnes Fatur Rokhman disaksikan Dekan FH Unnes Rodiyah di Kampus Unnes Kota Semarang Jawa Tengah. Foto : ist/metrojateng.com

SEMARANG – Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) berkerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah melaunching Pusat Studi Adyaksa. Acara tersebut berlangsung di Gedung Rektorat Unnes.

Dekan FH Unnes, Dr Rodiyah mengungkapkan, Pusat Studi Adhyaksa memiliki peran penting dan strategis dalam rangka penguatan kelembagaan kejaksaan. Beberapa poin bahasan diharap mampu mendukung kejaksaan dalam mewujudkan keadilan yang mensejahterakan.

“Ke depan kami akan melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih strategis, terutama dalam hal join research,” ujar Rodiyah yang merupakan penanggung jawab Pusat Studi Adhyaksa.

Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman menambahkan, Pusat Studi Adhyaksa dibentuk sebagai sarana kontribusi dalam mendukung kejaksaan yang menjadi tumpuan keadilan masyarakat.

Menurutnya, Unnes selalu mendukung upaya mewujudkan visi kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang melaksanakan tugasnya secara independen dengan menjunjung tinggi HAM dalam negara hukum berdasarkan Pancasila.

Sementara itu, Kepala Kejati Jateng Priyanto mengatakan, Pusat Studi Adhyaksa akan digunakan untuk peningkatan sumber daya manusia dan kajian-kajian akademik dan hukum.

“Peningkatan SDM ini akan kami padukan antara mahasiswa secara akademik dan kami selaku praktisi hukum. Kita padu keilmuan hukum itu seperti apa, kita bedah kalau ada permasalahan,” tuturnya.

Bila perlu nantinya akan dibuat fasilitas konsultasi hukum dalam pusat studi. “Bagaimana memberikan pelayanan masyarakat secara gratis. Kita dorong Unnes untuk lebih baik, khusus fakultas hukum yang bekerja sama dengan kejaksaan,” tandas Priyanto.(eff)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.