Universitas Prasetiya Mulya Gaet Calon Mahasiswa Semarang

Biaya perkuliahan di Prasetiya Mulya sampai dengan lulus, minimum mahasiswa bisa menyediakan uang sebesar Rp 250 juta

SEMARANG – Universitas Prasetiya Mulya menggaet calon mahasiswa dari Kota Semarang. Perguruan tinggi swasta di Tangerang itu menjemput bola mengenalkan keunggulan program studi yang ada di sana.

Prasetiya Mulya Open House 2018 di Hotel Gumaya Semarang, Sabtu (15/9/2018). Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Manager Marketing Universitas Prasetiya Mulya, Barry C Setiadi mengatakan, setiap daerah memiliki potensi dan keunikan tersendiri yang dapat dimanfaatkan untuk mencari mahasiswa dengan minat serta bakat masing-masing.

“Kota Semarang adalah salah satu kota yang memiliki potensi itu. Bahkan, dalam beberapa tahun belakangan banyak calon mahasiswa dari Semarang yang mendaftar di universitas kami,” ungkapnya di sela-sela kegiatan Prasetiya Mulya Open House 2018 di Hotel Gumaya Semarang, Sabtu (15/9/2018).

Diketahui, mahasiswa dari Semarang memiliki antusias yang tinggi ke Prasetya Mulya. Dari data yang didapatkan ada 137 siswa yang mendaftar tes pada tahun ini. Barry menuturkan, Universitas Prasetiya Mulya saat ini memiliki School of Business and Economics serta School of Applied STEM dan memiliki beragam program studi yang mampu mengakomodasi minat dari peserta didik.

“School of Business and Economics memiliki 8 program studi S1 (Accounting, Branding, Business, Business Economics, Event, Finance & Banking, Hospitality Business dan International Business Law) dan 4 program studi S2 (MM Regular, MM Business Management, MM Strategic Management dan MM New Ventures Innovation),” tuturnya.

Sedangkan, lanjut dia, School of Applied STEM yang lebih berfokus pada ilmu teknik memiliki 6 program studi S1 (Business Mathematics, Computer Systems Engineering, Software Engineering, Renewable Energy Engineering, Food Business Technology dan Product Design Engineering).

Ditambahkan, untuk biaya perkuliahan di Prasetiya Mulya sampai dengan lulus, minimum mahasiswa bisa menyediakan uang sebesar Rp 250 juta. Namun, ungkapnya, biaya tersebut bisa dikurangi ketika mahasiswa mendapatkan beasiswa baik dari universitas maupun pihak lain.

“Agar mendapatkan beasiswa, mahasiswa yang masuk akan dites dan dilihat mana yang nilainya menjadi yang tertinggi. Dari situ, Universitas Prasetiya Mulya akan menawarkan beasiswa bagi mahasiswa tersebut,” kata Barry.

Sementara, Michael Stefanus alumni Universitas Prasetiya Mulia berbagi pengalaman selama menempuh pendidikan. “Kami terus didorong untuk adaptif dan mampu belajar dengan cepat. Prasetiya Mulya juga sangat fokus terhadap pengembangan personal mahasiswa melalui organisasi ataupun kepanitiaan. Dari semua proses tersebut, hasilnya sangat berguna di dunia kerja saat ini,” tuturnya yang kini bekerja sebagai Associate Product Manager International Traveloka itu. (ang)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.