Truk Pengangkut Crane Terguling, Jalur Jepara-Bangsri Dialihkan

Truk tersebut tidak kuat membawa crane seberat 250 ton saat melintas di tanjakan Desa Mambak Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara. 

JEPARA – Sedikitnya tiga mesin crane dikerahkan untuk evakuasi truk pengangkut crane yang terperosok dan melintang di Jalan Jepara Kota-Bangsri. Ini adalah hari kedua dari peristiwa yang terjadi sejak, Rabu (23/1) dini hari.

Evakuasi truk pengangkut crane yang terguling di Jalan Jepara-Bangsri, Kamis (24/1/2019). Foto: metrojateng.com/dok Satlantas Polres Jepara

Kasatlantas Polres Jepara, AKP I Putu Bagus Kresna P menuturkan bahwa truk tersebut tidak kuat membawa crane seberat 250 ton saat melintas di tanjakan Desa Mambak Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.

Truk tersebut terperosok dan melintang di jalan, Rabu (23/1) sekitar pukul 03.00 WIB. Hingga saat ini, masih dilakukan evakuasi.

“Truk terperosok dan melintang di jalan. Sehingga mengakibatkan arus lalu lintas Jepara-Bangsri tertutup,” ujarnya, Kamis (24/1/2019).

Posisi truk yang melintang ditambah dengan beban angkut tersebut menjadi kendala dalam proses evakuasi. Selama dua hari ini, petugas masih berupaya mendatangkan mobil derek dan tiga crane untuk proses evakuasi.

“Posisinya itu harus mengambil muatannya berupa mesin crane lebih dulu. Apalagi lokasinya di tanjakan. Bahkan kami datangkan tiga crane untuk membantu evakuasi,” lanjutnya.

Kresna memastikan, proses evakuasi akan selesai hari ini. Mengingat jalur tersebut merupakan akses utama Jepara-Bangsri. “Kami pastikan hari ini dapat selesai,” paparnya.

Hingga pukul 08.00 WIB masih ada pengalihan jalur Jepara-Bangsri lewat jalan alternatif. Yakni Mlonggo-Suwawal-Kedung Cino atau Bangsri-Guyangan-Kedung Cino.

“Kami terjunkan petugas untuk mengatur arus lalu lintas di jalur alternatif tersebut,” tandas dia.(MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.