Trans Studio Tetap Incar Semarang

Kami sedang mempertimbangkan untuk Kota Semarang, Kota Solo dan Yogjakarta.

SEMARANG- Kabar dibangunnya Trans Studio di Kawasan Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) beberapa tahun silam mendapat penolakan dari berbagai kalangan di Kota Semarang.


Media Gathering Trans Studio Bandung di Hotel Aston Semarang, Kamis (8/11/2018). Foto: metrojateng.com/Ade Lukmono

Salah satu alasan penolakan tersebut dikarenakan lahan yang akan digunakan merupakan kawasan hijau dan dikhawatirkan bisa merusak lingkungan dan hutan kota.

Dengan adanya penolakan tersebut, pihak Pemerintah Kota Semarang dan Trans Studio urung membangun Trans Studio di kawasan TBRS dan digantikan dengan Trans Studio Mini
yang beratap Transmart di Banyumanik.

Marcomm PT Para Bandung Propertindo, Bagus Prastowo mengatakan, akan tetap mempertimbangkan Kota Semarang sebagai lokasi pembangunan Trans Studio. Hal ini didasari
dengan adanya Trans Studio yang sudah ada di Jawa Barat dan akan dibangunnya Trans Studio di Bali yang akan mencakup wilayah Jawa Timur.

“Di tengah-tengah ini (Jawa Tengah) yang belum ada. Kami sedang mempertimbangkan untuk Kota Semarang, Kota Solo dan Yogjakarta. Kami mengincar Semarang, tapi lahannya
yang susah,” kata dia saat Media Gathering di Hotel Aston Semarang, Kamis (8/11/2018).

Pihaknya mengatakan, butuh lahan yang cukup luas untuk membangun kawasan yang terdiri dari perhotelan, wahana permainan sekaligus pusat perbelanjaan tersebut. Di Trans
Studio Bandung, pihaknya sudah merasa kesulitan untuk melakukan pengembangan lebih lanjut meskipun luasan kawasan tersebut mencapai 11 hektare.

Saat ini, potensi kunjungan wisatawan Jawa Tengah ke Trans Studio Bandung cukup tinggi, 2,5 juta pengunjung setiap tahun. Jumlah tersebut diperkirakan bisa naik,
mengingat infrastruktur dan akses menuju Bandung dari Jawa Tengah saat ini semakin dimudahkan dengan tol yang langsung bisa menuju Bandung.

Untuk menarik minat pengunjung dari Jawa Tengah, hingga akhir 2018 Trans Studio Bandung memberikan potongan 30 persen dengan hanya menunjukkan KTP saat pembelian tiket
online ataupun on the spot.

“Untuk anak yang belum memiliki KTP, cukup menunjukkan KIA dan akan mendapatkan potongan harga sebesar 10 persen,” tambahnya. (ade)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.