Traffic Light Diusulkan Dipasang Urai Kemacetan di Simpang Lima

Traffic light akan memisahkan kendaraan yang melaju dari Jalan Pandanaran dan Jalan Pahlawan.

SEMARANG – Guna mengurai kemacetan di Kawasan Simpang Lima Semarang, Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi mengusulkan pemasangan traffic light. 

Kemacetan Simpang Lima
Satlantas Polrestabes Semarang mengusulkan pemasangan traffic light untuk mengurai kemacetan di Simpang Lima. Foto: metrojateng.com/efendi

Ardi mengatakan, dari koordinasi dalam Forum Lalulintas Kota Semarang didapati bahwa kepadatan di Jalan Pandanaran berujung di Simpang Lima.

Menurutnya pertemuan arus kendaraan dari Pandanaran menuju Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pahlawan menuju Jalan Gajahmada ditengarai menjadi pemicu kemacetan. Titik temu tersebut terjadi tepat di depan Masjid Baiturrahman Semarang.

BACA JUGA: Petugas Sosialisasikan Sterilisasi Parkir di Simpang Lima

“Sementara di Jalan Pandanaran sendiri juga ada beberapa objek mulai perbankan, pertokoan yang banyak menjadi kunjungan pengguna jalan. Belum lagi di bahu jalan ada beberapa kendaraan yang parkir,” kata Ardi, Selasa (31/7).

Oleh sebab itu, Ardi kemudian mengusulkan sejumlah rekayasa lalu lintas di jalan Pandanaran dengan memasang traffic light di ujung Jalan Pandanaran yang bertumpu di Simpang Lima.

Jika nanti usulannya disetujui, Ardi berharap kendaraan yang bertemu di depan Masjid Baiturrahman bisa berjalan bergantian.

“Sehingga nanti bisa lebih lancar. Kalau untuk saat ini biasanya anggota kami yang mengatur saat jam-jam sibuk,” imbuh Ardi.

Untuk mekanisme pemasangannya, traffic light akan memisahkan kendaraan yang melaju dari Jalan Pandanaran dan Jalan Pahlawan. Kendaraan dari Jalan Pahlawan menuju ke Jalan Ahmad Yani akan diarahkan ke lajur kanan sehingga bisa terus berjalan meski lampu merah. Kendaraan dari Jalan Pandanaran menuju Jalan Gajahmada juga tidak berhenti di traffic light, melainkan dapat langsung belok ke kiri.

“Untuk keperluan itu, nantinya kami akan memangkas pedestrian di depan Masjid Baiturrahman dan kami gunakan untuk memperlebar jalan,” pungkas Ardi.(fen)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.