Tradisi Tukuder, Sajikan Telur Mimi dan Sumpil Khas Kaliwungu

Telur mimi sendiri bisa diartikan pasangan yang abadi. Seperti legenda mimi dan mintuno yang selalu bersama hingga kakek nenek mengarungi kehidupan.

KENDAL – Warga Kaliwungu Kendal memiliki tradisi khusus untuk menyambut datangnya Ramadan. Dinamakan Tradisi Tukuder yang digelar di halaman Masjid Al Mutaqqin, Sabtu (4/5/2019). Aneka makanan tradisional disajikan, di antaranya telur ikan mimi yang paling banyak diburu warga setempat.

Tradisi Tukuder di Kaliwungu Kendal yang digelar menjelang Ramadan. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Tradisi tahunan pesta jajanan rakyat ini selalu dinanti warga yang sekaligus menandakan bahwa esok harinya akan mulai menjalankan ibadah puasa. Dalam tradisi tukuder ini makanan tradisional selalu tersajikan pedagang dan diburu warga.

Salah satu yang menjadi menu utama dalam tradisi ini dan diburu warga adalah telur mimi. Makanan tradisional berbahan telur ikan mimi dan diberi bumbu parutan kelapa ini menjadi makanan yang wajib dicari warga sebelum melaksanakan ibadah puasa.

Ikan mimi mudah didapat di perairan laut Jawa  Ikan mimi yang bertelur direbus dengan bumbu rempah-rempah dan kemudian disajikan dengan parutan kelapa dan bumbu pedas.

Makanan ini menjadi khas karena hanya bisa dijumpai menjelang Ramadan dan tidak dijual pada hari-hari lainnya. Pedagang menjualnya dengan harga Rp 5.000 untuk satu plastik telur mimi, sedangkan untuk satu pasang ikan mimi dijual dengan harga Rp 50 ribu.

Maryati yang sudah bertahun-tahun mengais rezeki dari tradisi ini kewalahan melayani warga yang setiap tahunnya berburu telur mimi. “Untuk tahun ini ikan mimi mulai susah didapat sehingga pasokan yang dibawa sedikit,” katanya.

Bagi warga menyantap telur mimi seakan menjadi menu wajib sebelum memasuki bulan puasa. Banyak yang percaya belum afdol jika berpuasa di bulan Ramadan jika tidak menikmati lezatnya telur mimi khas Kaliwungu ini.

“Tradisi tahunan menjelang puasa selalu ramai dan yang dicari telur mimi dan sumpil karena jika hari biasa jarang ditemukan,” kata Mara Hestina warga Kaliwungu.

Telur mimi sendiri bisa diartikan pasangan yang abadi. Seperti legenda mimi dan mintuno yang selalu bersama hingga kakek nenek mengarungi kehidupan.

Selain telur mimi makanan khas lainnya yang laris dan diburu yakni sumpil. Makanan dari beras dan dibungkus menggunakan daun bambu ini juga ada saat puasa dan bulan maulud. Penyajiannya juga sama dengan telur mimi sumpil disantap dengan bumbu parutan kelapa.

“Tradisi Tukuder ini merupakan rangkaian kegiatan Syiar Ramadan Masjid Al Muttaqin Kaliwungu. Selain pasar jajanan yang menyajikan makanan jaman dulu yang sudah jarang, juga ada kegiatan lain selama ramadhan,” jelas Sutrisno, Ketua GP Ansor Kaliwungu.

Tradisi tukuder di Kaliwungu ini juga menyajikan makanan olahan hasil laut seperti udang sikat, rajungan hingga kerang rebus. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.