Tol Semarang-Solo, Polisi Berlakukan Sistem One Way hingga Kalikangkung

Kepolisian memberlakukan sistem “one way” di ruas tol Semarang-Solo untuk mengurai kepadatan kendaraan dari arah Timur ke Barat.

SEMARANG – Lonjakan kendaraan yang akan balik ke Jakarta melalui ruas tol Semarang-Solo cukup tinggi. Menindaklanjuti hal itu kepolisian telah memberlakukan sistem “one way” di ruas tol Semarang-Solo untuk mengurai kepadatan kendaraan dari arah Timur ke Barat.

Kendaraan pemudik yang akan menuju Semarang memutar balik di Exit Tol Adiwerna Tegal, menyusul ditutupnya jalur A ke arah timur untuk One Way Arus Balik. Foto : metrojateng.com/ adithya

“Pemberlakuan ‘one way’ sudah mulai sejak pukul 18.45, sejak KM 439,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol Rudi Antariksa, Sabtu (8/7/2019).

Rudi menjelaskan, kendaraan yang akan masuk ke ruas tol Semarang-Solo melalui gerbang tol Banyumanik sudah dialihkan. Pemberlakuan sistem “one way” juga sudah dilakukan mulai simpang Jatingaleh sampai gerbang tol Kalikangkung.

“Diberlakukan ‘one way’ lagi sampai ke tol Cikampek. Ini situasional, melihat kepadatan kendaraan,” jelasnya.

Selain memberlakukan sistem “one way” di ruas tol Trans Jawa, kepolisian juga melakukan rekayasa lalu lintas di jalur utama Solo-Semarang. Sejak Sabtu siang polisi sudah memberlakukan sistem contra flow mulai Ungaran sampai gerbang Tol Banyumanik.

Terpisah, Dirut PT Trans Marga Jawa Tengah Daging Wijayatno menyatakan gerbang tol Banyumanik siap melaksanakan “one way” di ruas tol Semarang-Solo. Ada 22 gardu tol yang siap dioperasikan di titik tersebut.

“Kami siap untuk ‘one way’. Ada 22 gardu tol yang siap dioperasikan. Akses masuk tol melalui gerbang tol dalam Kota Semarang seperti Krapyak, Gayamsari, dan Muktiharjo juga ditutup,” katanya. (aka)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.