Tokoh Lintas Agama Sepakat Tolak Kampanye di Tempat Ibadah

Mereka bersepakat menjaga kondusivitas wilayah agar jangan sampai ada politikus menyalahgunakan tempat ibadah sebagai ajang kampanye politik.

Kapolsek Semarang Timur Iptu Agil Widiyas Sampurna bersama Muspika, tokoh lintas agama, dan tokoh masyarakat mendeklarasikan tolak kampanye di tempat ibadah. (metrojateng.com/Ahmad Khoirul Asyhar)

 

SEMARANG – Mendekati hari pelaksanaan pemilu 2019, antisipasi adanya kampanye politik di tempat ibadah terus ditingkatkan. Seperti yang diserukan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Semarang Timur bersama tokoh masyarakat, tokoh agama di wilayah Semarang Timur. Deklarasi menolak kampanye di tempat ibadah tersebut dilakukan di Kantor Kecamatan Semarang Timur, Sabtu (23/2/2019).

“Pagi ini, kami dari Polsek Semarang Timur bersama Muspika yang di dalamnya ada pimpinan Kecamatan dan Koramil sepakat mengantisipasi terjadinya kampanye politik di tempat ibadah wilayah Semarang Timur. Selain Muspika juga terdapat tokoh masyarakat, tokoh agama, Panwascam, dan PPK yang ikut mendatangi nota deklarasi itu,” kata Kapolsek Semarang Timur, Iptu Agil Widiyas Sampurna, saat ditemui usai deklarasi di Kantor Kecamatan Semarang Timur.

Deklarasi tersebut dilakukan mengingat waktu pencoblosan atau pelaksanaan Pemilu 2019 yang semakin dekat, yakni pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

“Kami berharap dengan kegiatan ini masyarakat dan seluruh tokoh masyarakat bersama menjaga kondusifitas wilayah sehingga tempat ibadah tidak digunakan tempat kampanye politik,” ungkapnya.

Agil menjelaskan langkah antisipasi yang dilakukan adalah menjalin kerjasama dengan kelurahan serta mengerahkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk door to door. Selain itu juga dilakukan pembuatan spanduk yang dipasang di sekitar tempat ibadah sehingga masyarakat memahami bahwa tempat ibadah bukan untuk kampanye politik.

“Sejauh ini di wilayah Kecamatan Semarang Timur belum ditemukan adanya kampanye di tempat ibadah dan kami berharap tidak ada. Yang jelas kami dan juga tokoh lintas agama sepakat menolak kampanye politik di tempat ibadah. Dalam bentuk apapun,” tandasnya. (aka)

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.