Todong Sopir Truk, Preman Weleri Diamankan

Dalam setiap aksi penodongan, gerombolan preman ini menghentikan truk pengangkut pasir.

KENDAL – Aksi premanisme di wilayah Weleri Kendal mulai marak dengan sasaran sopir truk yang membawa pasir dan batu. Satu pelaku penodongan berhasil dibekuk saat beraksi, Kamis (8/11/2018) pagi.

Pelaku penodongan dimintai keterangan di Mapolsek Weleri. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Tersangka Nur Shiam warga Kedonsari Penyangkringan Weleri ini tidak bisa berkutik saat digiring ke kantor polisi. Pelaku penodongan tergolong nekat karena menghentikan truk yang sedang melintas dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Pelaku tidak beraksi sendirian. Dalam setiap aksi penodongan, gerombolan preman ini menghentikan truk pengangkut pasir. Ada yang bertugas mengadang dan ada yang menghampiri sopir sambil mengacungkan senjata tajam.

Nur Shiam berkelit dan mengelak akan melakukan penodongan untuk merampas barang milik sopir truk. “Saya tidak mau merampok, tapi saya membawa senjata untuk menakut-nakuti sopir agar berhenti dan bisa menumpang bersama teman-teman,” jelasnya.

Kapolsek Weleri AKP Abdullah Umar mengatakan, aksi penodongan yang dilakukan gerombolan preman ini sudah meresahkan pengguna jalan. “Meski tersangka mengelak hanya ingin menumpang truk namun perbuatannya bisa membahayakan orang lain dan melanggar undang-undang darurat,” katanya.

Polisi masih mengembangkan kasus penodongan ini dan dari tangan pelaku disita sebilah pisau dan jaket. “Pelaku bakal dijerat dengan undang-undang darurat nomor 2 tahun 1951 karena membawa senjata tajam dengan ancaman 10 tahun penjara,” pungkas Abdullah Umar. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.