TNI-Polri Siap Amankan Pengumuman Hasil Pemilu 2019

Sikap tegas Polri perlu didukung semua pihak agar jajaran kepolisian lebih percaya diri untuk menyapu bersih kelompok-kelompok radikal.

TEGAL – Guna mengamankan proses Pengumuman Hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019, jajaran Polres Tegal dan Kodim 0712/ Tegal akan menjadi pagar betis. Selain itu, mereka juga siap mengantisipasi tindakan anarkis.

Apel Kebangsaan dalam rangka Pengamanan Pengumuman Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Suara Tingkat Nasional Pemilu Tahun 2019 di Mapolres Tegal. Foto : metrojateng.com/ adithya

Itu diungkapkan Kapolres Tegal, AKBP Dwi Agus Prianto saat memimpin Apel Kebangsaan Dalam Rangka Pengamanan Pengumuman Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Suara Tingkat Nasional Pemilu Tahun 2019 Selasa (21/5/2019) pagi. Hadir dalam kegiatan itu Dandim 0712/ Tegal, Letkol Inf Ricard Arnold Yeheiskeil Sangari.

Dalam sambutannya, Kapolres mengatakan Polri dan TNI beserta stakeholders lainnya berhasil membuktikan dapat menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif khususnya di wilayah Kabupaten Tegal. Menjelang pengumuman rekapitulasi dan penetapan hasil suara Pemilu tahun 2019 tingkat nasional, TNI-Polri tetap melaksanakan pagar betis dan antisipasi tindakan anarkis yang dapat timbul jelang maupun pasca pengumuman.

“Sikap tegas Polri perlu didukung semua pihak agar jajaran kepolisian lebih percaya diri untuk menyapu bersih kelompok-kelompok radikal maupun terorisme yang akan mengganggu stabilitas pemerintahan pada momen pengumuman Pemilu tahun 2019,” tegasnya.

Menurut Kapolres, momentum bersejarah ini, tidak boleh diganggu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab, yang ingin menunggangi dan memecah belah bangsa Indonesia. Karenanya, persiapkan diri sebaik-baiknya dalam menghadapi pelaksanaan pengumuman rekapitulasi dan penetapan hasil suara Pemilu tahun 2019.

“Berdayakan seluruh komponen masyarakat, Toga, Tomas dan Toda melalui Polmas untuk terlibat dalam pengamanan ini dengan menjaga stabilitas kamtibmas,” tandasnya.

Kapolres juga berpesan kepada jajarannya agar memaksimalkan peran intelijen, bhabinkamtibmas dan bhabinsa untuk mengamati situasi dan tingkatkan kewaspadaan terhadap kelompok tertentu yang akan mengganggu stabilitas keamanan. Tetap bersikap profesional dan proporsional serta memperhatikan norma-norma yang ada.

Dandim 0712/ Tegal, Letkol Inf Ricard Arnold Yeheiskeil Sangari mengatakan, TNI akan bersinergi dengan Polri dalam menciptakan situasi wilayah NKRI yang aman dan kondusif. Mendukung penuh upaya Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.