TKA Asal China Bertebaran di Jawa Tengah

Dinas Tenaga Kerja Jawa Tengah mengklaim semua TKA telah berizin.

SEMARANG- Pekerja asing melonjak tajam di Jawa Tengah. Dari 2.119 pekerja asing pada 2017, sampai semester I tahun 2018 terdapat 14.148 orang.

Aktivitas ekspor Jawa Tengah terlihat di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (Foto: metrojateng/Anggun Puspita)

 

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah, Wika Bintang mengatakan, pekerja asing itu telah memiliki dokumen lengkap. Keberadaan pekerja asing akan dimanfaatkan untuk bertukar ilmu dengan tenaga kerja lokal.

Wika bilang pihaknya akan melihat dokumennya, apakah sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Ya bisa saja ini investasi di Jateng cukup banyak. Perusahaan Asing biasanya membawa tenaga ahlinya. Di satu sisi bagus. Banyak investasi masuk, namun kami berharap nantinya ada alih teknologi ke tenaga kerja kita. Dalam aturanya setiap TKA harus ada yang mendampingi dari tenaga kerja lokal,” jelasnya.

Pihaknya sedang mencoba mencari pekerja asing bekerja di sektor industri di mana saja. Karena data yang ia dapatkan secara online. Sedangkan izin awal dari Kementrian Tenaga Kerja.

Jumlah pekerja asing terbanyak berasal dari China, yakni terdapat 4.219 orang. Lalu disusul pekerja asal Jepang 1.744 orang dan dari Korea Selatan ada sebanyak 1.598 orang.

Ia berharap pabrik yang memperkejakan tenaga asing harus jujur melaporkan ke pemerintah.

“Sekarang mengurus izin TKA tidaklah sulit. Izin pertama di Kemenaker dan perpanjangan cukup di daerah dengan bukti pembayaran pajak setahun $1200. Itu saja tidak perlu menggunakan pihak ketiga,” paparnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.