Tim SAR Mulai Siaga Antisipasi Hujan Abu Gunung Slamet

Anggota Tim SAR Galawi melakukan patroli keamanan dan pengawasan aktivitas Gunung Slamet. Foto Metro
Anggota Tim SAR Galawi melakukan patroli keamanan dan pengawasan aktivitas Gunung Slamet. Foto Metro

TEGAL – Sejumlah Tim SAR di Kabupaten Tegal dan Brebes mulai sibuk menyiapkan masker untuk mengantisipasi terjadinya hujan abu di permukiman warga di kaki Gunung Slamet. Hal ini terjadi, lantaran naiknya status Gunung Slamet dari waspada menjadi siaga (dua level di atas normal) Selasa lalu.

?Kami telah menyiapkan 500 masker untuk dibagikan kepada warga. Sebab, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Brebes sudah dipastikan menjadi daerah langganan terkena hujan abu,? terang Komandan SAR Brebes, Adhe Dhani, Rabu (13/8/2014).

Disebutkan dia, hingga kini belum terpantau adanya hujan abu di wilayah Brebes selama aktivitas vulkanis Gunung Slamet meningkat sejak pekan lalu. Kendati demikian, sebanyak 30 anggota SAR Brebes telah disiagakan di sejumlah daerah rawan terdampak erupsi.

Salah satu daerah yang dinilai rawan itu Dukuh Kaliwadas di Desa Dawuhan. Pedukuhan yang berjarak sekitar lima kilometer dari puncak? Gunung Slamet itu dihuni sekitar 10.000 jiwa. Meski hanya berjarak sekitar satu kilometer dari zona bahaya, Adhe berujar, aktivitas warga di pedukuhan itu masih berjalan normal.

Sementara itu di Kabupaten Tegal, SAR Tegal Slawi (Galawi) Rescue juga mulai melakukan patroli di sejumlah jalur menuju puncak Gunung Slamet. Kurang lebih 16 personel siaga selama 24 jam di tiga titik yang terletak di dua wilayah Kecamatan, Bumijawa dan Bojong.

?Selama status menjadi siaga, jalur pendakian ditutup. Termasuk pula larangan pendaki untuk melakukan upacara agustusan di puncak,? kata Humas SAR Galawi Rescue, Arif Rahman. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 35 = 44

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.