Tim Putri Unika Juara Basket Liga Mahasiswa Region Jateng-DIY

Kalahkan Juara Bertahan

Nabila Andini mengukir poin terbanyak dengan torehan 15 angka. Ratnani Ayu Pertiwi menambah dengan 11 poin, 6 rebound dan empat assist.

SEMARANG – Tim putri Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang keluar sebagai juara LIMA Basketball: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference Season 7. Di partai puncak, Ratnani Ayu Pertiwi dkk mengandaskan perlawanan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) dengan skor meyakinkan 57-47 dan berhak melaju ke tingkat nasional.

Tim putri Unika (ungu) mengalahkan Udinus di babak final Liga Mahasiswa Region Jateng-DIY

Pada final yang digelar di Sport Hall Unika Soegijapranata, Selasa (16/7/2019), tuan rumah mendapat perlawanan sengit di dua kuarter awal. Unika memimpin kuarter pertama dengan skor 16-12.

Dimotori Sofiana Widi Astuti, Udinus yang berstatus juara bertahan mencoba bangkit di kuarter kedua. Anak asuh Yan Novi Indiarti berhasil menambah 11 poin untuk menipiskan skor di babak pertama menjadi 23-26.

Namun Unika semakin tak terbendung di paruh kedua. Tuan rumah terus memperlebar jarak di dua kuarter berikutnya. Setelah unggul 44-38 di kuarter ketiga, tim besutan Rudy Kurniawan mengakhiri perlawanan Udinus dengan skor 57-47.

Eda Juliana menjadi bintang kemenangan Unika dengan mencetak double-double (15 rebound dan 14 poin). Nabila Andini mengukir poin terbanyak dengan torehan 15 angka. Ratnani Ayu Pertiwi menambah dengan 11 poin, 6 rebound dan empat assist.

Sementara, bintang Udinus, Sofiana Widi Astuti kali ini hanya sanggup mencetak 7 poin dan enam rebound. Bella Rema Agnesia menjadi top skor Udinus dengan torehan 15 poin.

“Ini menjadi pencapaian luar biasa bagi kami. Setelah 3-4 tahun pegang tim, baru kali ini kami bisa juara. Selamat untuk anak-anak yang sudah bermain sabar dan menjalankan strategi dengan baik. Mereka layak mendapatkan hasil terbaik,” kata Rudy Kurniawan, pelatih Unika Soegijapranata.

“Kami akan segera berbenah agar bisa bersaing di level nasional. Ada tim-tim tangguh sudah menanti, seperti Ubaya dan Esa Unggul,” Rudy menambahkan.

Sementara, Universitas Diponegoro (Undip) berhasil finish di peringkat ketiga usai menundukkan Universitas Negeri Semarang (Unnes) 51-45. (twy)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.