Tiga Pelaku Perampokan Toko Emas Semar Nusantara Diringkus

Mencoba Melawan Petugas Lumpuhkan Tersangka Dengan Timah Panas

Ringkus- tiga pelaku perampokan uang hasil penjualan toko Emas berhasil ditangkap berikut barang bukti.(ist/tya)

 

SEMARANG, METROJATENG.COM – Aksi perampokan uang ratusan juta rupiah disertai penodongan pistol, Kamis(25/2) siang di area parkir RM. Basilia, jalan Menteri Supeno Semarang berhasil siungkap Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang . Perampokan toko emas Semar Nusantara Semarang, melibatkan orang dalam  yang berhasil diringkus setelah ditembak petugas.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar pada gelar kasus, Senin(1/3) menjelaskan tiga pelaku Aris(43),Bisri(45) dan Mustakim(43),  berhaail diringkus  setelah ditembak pada bagian kaki. Terungkapnya ulah perampokan bermula dari laporan Nur Daramawan(24) karyawan toko emas Semar Nusantara Semarang asal Gunungkidul DIY.

Korban Nur, pada Kamis(25/2) siang seperti biasa menyetorkan uang perusahaan ke Bank BCA. Ia mengemudikan mobil dikawal rekannya,Aris sesama karyawan toko emas Semar Nusantara milik Stanley Gotama(33)
Namun, di tengah perjalanan ketika melewati jalan Menteri Supeno sang teman Aris menunjukkan gelagat jahat. Ia sambil menodongkan pistol memaksa Nur menyerahkan uang yang akan disetorkan ke bank setelah dpaksa menepikan dan memakirkan mobil di arena rumah makan Basilia yang tampak sepi.

Nur yang jiwanya terancam tidak berani menolak dan dengan terpaksa menyerahkan tas berisi uang tidak kurang Rp 490 juta.-. Aksi penodongan antara korban dengan pelaku saling kenal tidak menimbulkan kegaduhan yang mengundang perhatian orang lewat maupun warga sekitarnya.
Sebelumnya  Aris yang membawa pistol sambil membawa uang kejahatan menghilang mencarter grab car terlebih dulu berlagak menyuruh Nur menjauh menghubungi managernya, Nani Widiangsih.Namun,saksi Nani yang datang bersama satpam Sumardi ternyata sudah tidak menjumpai Aris yang baru bekerja setahun.

Kasat Serse Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana begitu menerima laporan perampokan disertai penongan pistol melibatkan orang dalam segera bertindak mengerahkan anggota. Dari pemburuan pelaku dipimpin Panit Resmobnya Iptu Reza Arif Hadafi selang sekitar 2 :X 24 jam telah membuahkan hasil.Pelaku Aris yang tidak berani pulang di rumahnya Gergaji Pelem Raya, Mugassari, belakang Mapolda Jateng,Semarang Selatan dibekuk di tempat persembunyian bersama Mustakim di rumah rekannya, di dukuh Ngularan, Boja ,Kendal.

Aris yang dilumpuhkan dengan tembakan pada salah satu kakinya ternyata sudah pernah terlibat kriminal dan dihukum..Sedangkan Bisri yang bersama Mustakim menikmati hasil kejahatan Aris warga Podorejo, Ngaliyan diringkus di tetangga desa Pasuruan Ngaliyan .
Semarang.

Selain ketiga teraangka, juga disita uang sisa hasil perampokan Rp. 220.950.000,-, empat unit Handphone, dua motor Vario H 2629 JF dan Honda Beat H 5701 APD dan sepucuk senjata Airsofgun jenis Makarov warna hitam, yang dpakai menodong,sebagai barang bukti. Kasus ini masih terus dikembangkan, dan para tersangka masih dalam pemeriksaan .(tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.