Tiga Hari Hilang, Guru Muda Diduga Dibawa Kabur Teman Facebook

Rahma terakhir kali diketahui pergi mengendarai sepeda motor Yamaha Mio putih R 5640 NJ. Dia mengenakan kemeja batik dan jaket kulit cokelat muda.

BANYUMAS – Rahmawati Nur Aziz (23), guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Negeri Kalipetung UPK Wangon, Banyumas sudah tiga hari menghilang tanpa kabar. Guru wiyata bakti itu diduga dibawa kabur teman Facebook–nya yang mengaku seorang dokter.

Foto: istimewa

Kabar hilangnya Rahmawati menyebar melalui WhatsApp. Kepala Dinas Pendidikan Banyumas, Purwadi Santoso  mengakui dirinya sudah menerima informasi hilangnya guru tersebut pada Minggu (2/9).

Berdasarkan laporan UPK Wangon, kata dia, Rahmawati meminta izin kepada kepala sekolah pada Sabtu (1/9) dan menyampaikan ke teman guru ada kepentingan keluarga di Purwokerto.

“Dia (Rahmawati-red) juga menitipkan laptop dan uang tabungan siswa kepada teman guru SDN Kalipetung. Setelah itu, sore harinya sekitar pukul 16.30, ibunda Rahmawati ke tempat Bu Susi (KS SDN Kalipetung), menanyakan keberadaan anaknya karena belum pulang ke rumah,” ungkapnya, Senin (3/9/2018).

Kemudian, pada Minggu (2/9) pukul 09.00 Kepala UPK Wangon beserta guru-guru SDN Kalipetung berkunjung ke rumah Rahmawati. Dari informasi yang duperoleh, guru muda tersebut ternyata memiliki teman pria di Facebook bernama BDA sudah sekitar 3 minggu. 

Dalam perkenalannya, BDA mengaku berprofesi sebagai dokter di Cirebon. “Korban diperkirakan menemui pelaku di Purwokerto,” kata Purwadi.

Pada Senin sekitar pukul 00.00 malam, Rahma bisa dihubungi oleh keponakannya dan sempat menyampaikan jika urusannya sudah selesai akan pulang. Namun sampai saat ini dia belum pulang ke rumah di Desa Cikakak, Wangon.

Rahma terakhir kali diketahui pergi mengendarai sepeda motor Yamaha Mio putih R 5640 NJ. Dia mengenakan kemeja batik dan jaket kulit cokelat muda.(MJ-27)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.