Tiap Hari Instalasi Kasuari RSUP Dr Kariadi Layani 400 Pasien Kanker

Ratusan pasien kanker tersebut tidak hanya berasal dari wilayah Jateng saja tetapi juga berasal dari luar Jateng.

SEMARANG – Pasien kanker di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Kariadi Semarang terhitung tinggi tiap tahunnya. Setiap hari Instalasi Kasuari (Tempat Pelayanan Kanker Terpadu) di rumah sakit pemerintah ini melayani rata-rata 400 pasien kanker.

Manajer Umum dan Operasional RSUP Dr Kariadi Semarang, Arif Rahman Sadad. Foto: metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar

Hal itu diungkapkan oleh Manajer Umum dan Operasional RSUP Dr Kariadi Semarang, Arif Rahman Sadad, saat ditemui di Instalasi Kasuari RSUP Dr Kariadi Semarang, Senin (8/7/2019). Menurutnya, dari sisi jumlah, pasien kanker di RSUP Dr Kariadi Semarang menempati peringkat pertama.

“Pasien kanker setiap tahun selalu tinggi, meningkat. Dilihat dari segi jumlah, pasien kanker termasuk banyak di sini, bisa menempati peringkat pertama. Rata-rata setiap hari di Instalasi Kasuari ini kami melayani 400 pasien kanker,” katanya.

Ratusan pasien kanker tersebut tidak hanya berasal dari wilayah Jateng saja tetapi juga berasal dari luar Jateng. Arif menjelaskan, pasien kanker yang dilayani di Instalasi Kasuari tersebut bermacam-macam.

“Di sini kanker bermacam-macam. Bisa dari THT, mata, bedah juga ada. Jadi semua pasien kanker dilayani secara terpadu dan difokuskan di Instalasi Kasuari ini, baik pasien rawat inap maupun rawat jalan,” jelasnya.

Arif mengungkapkan, awalnya pelayanan kepada pasien kanker di RSUP Dr Kariadi Semarang selalu mengalami antrean panjang. Bisa mencapai 600-800 pasien. Namun permasalahan tersebut sekarang dapat teratasi setelah pihak rumah sakit membangun instalasi khusus untuk pelayanan kanker terpadu yakni Instalasi Kasuari.

“Dibangunnya¬†gedung Instalasi Kasuari ini sangat membantu masyarakat. Kalau dulu antrean khusus kanker itu mencapai 600-800 pasien sekarang di Kariadi ini antrean termasuk radioterapi sudah tidak panjang.

“Pasien kapanpun bisa datang. Dulu pelayanan hanya sampai jam 4 sore sekarang sudah bisa sampai jam 12 malam,” ungkapnya.

“Di Instalasi Kasuari ini ada 140 kamar untuk rawat inap, sekarang penuh semua. Lalu ada beberapa kamar untuk pasien yang rawat jalan, juga penuh,” tambah Arif. (aka)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.