Terungkap, Skenario Perampokan Indomaret Direncanakan Dua Hari Sebelumnya

Pelaku Karyawan Sendiri

Pengancaman dengan senjata tajam dan mengikat dua karyawan yang bertugas diduga juga bagian dari rekayasa para tersangka.

Para tersangka saat diringkus. (istimewa)

SEMARANG – Perampokan Indomaret Jalan Ngesrep Timur V, Banyumanik, pada Rabu (20/3/2019) dini hari lalu diduga sudah direncanakan. Pengancaman dengan senjata tajam dan mengikat dua karyawan yang bertugas diduga juga bagian dari rekayasa para tersangka. Diduga perencanaan dilakukan dua hari sebelum kejadian

Kapolsek Banyumanik, Kompol Retno Yuli, mengatakan dari pemeriksaan awal terhadap dua karyawan yang melapor sudah ditemukan kejanggalan. Hal itu diperkuat dengan riwayat komunikasi yang terdapat dalam ponsel tersangka Dani.

“Adanya kejanggalan keterangan Dani dan Roni saat diperiksa sebagai saksi, kami menyita HP milik Dani. Di situ ada percakapan dengan orang lain yang diduga perencanaan aksi pada waktu yang ditentukan. Dari riwayat percakapan itu juga diduga perampokan sudah direncanakan dua hari sebelumnya,” katanya saat ditemui di Mapolsek Banyumanik, Rabu (21/3/2019).

Retno menjelaskan pada saat kejadian, dua karyawan Indomaret bernama Dani dan Roni sedang bertugas. Sekitar pukul 02.30 datang tiga orang tidak dikenal. Dua orang yang belakangan diketahui bernama Sabit dan Ivan masuk ke dalam Indomaret. Keduanya mengenakan jaket dan helm serta membawa senjata tajam. Sementara satu orang lainnya yang masih buron menunggu di luar.

“Dua orang yang masuk itu salah satunya karyawan Indomaret, namanya Sabit. Keduanya mengancam dengan sajam dan mengikat Dani dan Roni. Pengancaman dan pengikatan itu diduga juga sudah direkayasa,” ungkapnya.

Hal lain yang ditemukan penyidik adalah adanya percakapan melalui ponsel yang menyebutkan agar rekaman CCTV tidak diberikan kepada polisi. “Tersangka Sabit itu seharusnya bertugas malam tetapi bertukar jam kerja dengan Roni. Jadi ada kerjasama antara karyawan Indomaret dengan tersangka lain,” jelas Retno.

Sementara informasi lain menyebutkan bahwa di Indomaret Jalan Ngesrep Timur V tersebut sudah beberapa kali menjadi aksi perampokan. Aksi pada Rabu (20/3/2019) dini hari lalu merupakan yang ketiga kalinya. Terkait hal itu polisi belum dapat memastikan apakah empat orang yang ditangkap tersebut ada kaitannya dengan dua kejadian sebelumnya.

“Iya memang sudah tiga kali. Masih dikembangkan apakah dua aksi lain itu tersangkanya sama atau tidak,” pungkasnya. (aka)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.