Tertabrak Ninja, Wanita Paruh Baya Tewas di Banyumanik

Penabrak tak menyangka ada seorang wanita pejalan kaki yang melintas.

SEMARANG- Wanita paruh baya tewas setelah tertabrak pengendara sepeda motor di depan SPBU Sukun, Jalan Jenderal Anton Sujarwo, Srondol Wetan, Banyumanik, Selasa
(6/11/2018) malam.

Petugas Satlantas Polrestabes Semarang membawa sepeda motor korban tabrak lagi, di Jalan Brigjen Sudiarto, Penggaron, Kota Semarang, Rabu (10/10/2018). Foto: metrojateng.com/Efendi

Korban bernama Cicilia Christini Durmaidi (56), warga Banyumanik tewas seketika setelah tertabrak sepeda motor Kawasaki Ninja berpelat nomor H-2506-HK yang dikendarai Abdul Malik (45), warga Nyatyono, Kabupaten Semarang.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula saat Abdul melaju dari arah Banyumanik menuju Semarang bawah. Ia mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan sekitar 80 kilometer perjam. Sesampainya di lokasi kejadian, Abdul tak menyangka ada seorang wanita pejalan kaki yang melintas.

“Sepeda motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi, saat melintas di lokasi dia tidak menyadari kalau ada pejalan kaki,” kata Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi, Rabu (7/11/2018).

Ardi melanjutkan, pengendara motor tersebut dudyga tidak bisa menghindari lantaran jarak yang terlalu dekat dengan korban. Tabrakan keras pun tak bisa dihindarkan. Tubuh korban terpental hingga jatuh ke aspal jalan.

Sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian langsung menghampiri korban dan melakukan pertolongan. Namun saat warga hendak melakukan pertolongan, korban sudah tak bernyawa. Cicilia sudah tak lagi bernyawa.

Selang beberapa saat petugas Satlantas Polrestabes Semarang tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP. Petugas juga langsung mengevakuasi korban dan dibwa ke rumah sakit.

“Jenazah kami bawa ke RSUP dr Kariadi untuk diperiksa lebih lanjut dan menunggu keluarga yang bersangkutan datang menjemput. Untuk penyebab kami belum tahu secara pasti namun diduga kurang waspada pandangan depan dan tidak mengutamakan pejalan kaki, hingga kecelakaan itu terjadi,” pungkas Ardi.

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.