Tersangkut Kasus Korupsi Kasda Semarang, Dody Kristyanto Ajukan Praperadilan

Saat ini telah ditunjuk hakim tunggal yang akan memeriksa perkaranya.

 

Ilustrasi.

 

SEMARANG – Setelah ditetapkan tersangka atas dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi uang setoran kas daerah Kota Semarang, Dody Kristyanto, Mantan Kepala UPTD Kasda Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang kini memilih mengajukan gugatan praperadilan.

 

Informasi yang didapat dari Pengadilan Negeri Semarang, Dody mengajukan gugatan terhadap Polda Jateng cq Polrestabes sebagai termohon I. Serta Kejagung cq Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah sebagai termohon II.

 

“Sekarang sedang ditunjuk hakim tunggal yang akan memeriksa perkaranya. Selain itu juga sedang ditetapkan jadwalnya,” ungkap Panitera Muda PN Semarang, Noerma Soejatiningsih, ketika dikonfirmasi pada Jumat (8/2/2019).

 

Ia bilang gugatan yang diajukan Dody sudah terdaftar dalam nomor perkara 4/Pid.Pra/2019/PN Smg. Menurutnya Dody mengajukan praperadilan atas kasusnya sejak Rabu kemarin.

 

Dalam petitum gugatan, Dody meminta penetapan tersangka atas dirinya melalui Laporan  Nomor LP/A/633/VIII/2016/JTG/Restabes Tanggal 22 Agustus 2016, tidak sah.

 

Dody juga memohon kepada pengadilan untuk menyatakan tidak sah segala keputusan atau penetapan yang dikeluarkan lebih lanjut oleh termohon I yang berkenaan dengan penetapan tersangka oleh termohon I atas usulan termohon II.

 

“Memerintahkan kepada Termohon I dan Termohon II untuk menghentikan penyidikan terhadap perintah penyidikan kepada Pemohon,” tulis Dody dalam isi perkaranya.

 

Atas gugatan praperadilan itu, Dody meminta pemulihan haknya dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya. (far)

 

 

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.