Terobos Palang Pintu, Pengendara Motor Tewas Disambar Kereta di Perlintasan Sekopek

Korban tertabrak kereta api barang bernomor loko cc 2061338 yang melaju kencang dari arah timur

KENDAL – Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah ditabrak kereta api barang di perlintasan jalan Sekopek Desa Sarirejo Kecamatan Kaliwungu Kendal, Kamis (11/10/2018) siang. Korban yang bernama Rokhani tersebut diduga nekat menerobos perlintasan kereta api, meski palang pintu dalam keadaan tertutup. 

Polisi mengevakuasi sepeda motor korban tewas tertabrak kereta di perlintasan Sekopek Kendal. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Sepeda motor korban Honda Supra H 5565 YD ringsek dan terpental sejauh 20 meter dari pintu perlintasan kereta api jalan raya Sekopek Desa Sarirejo Kaliwungu. Sedangkan korban juga ikut terpental. Warga Desa Sumberejo Kaliwungu itu tewas seketika.

Penjaga pintu perlintasan, Reski Widiarto mengatakan, pintu sudah tertutup dan ia sudah mengingatkan akan ada dua kereta api melintas.

“Sebelumnya kereta api dari arah barat melintas dan pintu masih dalam keadaan tertutup. Korban yang berada di barisan paling depan kemudian menerobos palang pintu setelah kereta api dari arah barat melintas,” katanya.

Reski sudah mengingatkan, bahkan berteriak agar korban tidak menerobos palang pintu karena kereta api barang dari arah timur akan melintas. “Namun korban yang sudah berada di tengah perlintasan tidak bisa menghindar dan tertabrak kereta api barang bernomor loko cc 2061338 yang melaju kencang dari arah timur,” imbuh Reski.

Korban tewas dengan luka parah di kaki dan kepala. Sementara kereta api barang yang dimasinisi Muhamad Dani Hamzah melanjutkan perjalanan dan melaporkan kejadian ini di Stasiun Kalibodri.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto mengimbau agar pengguna jalan raya ketika melintas di perlintasan sebidang mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Sesuai dengan UU No: 22 tahun 2009 tentang lalu lintas jalan raya, pengguna jalan raya ketika melintas di perlintasan sebidang wajib berhenti di rambu tanda stop.

“Yakinkan tidak ada kereta api yang melintas. Apabila sudah yakin tidak ada kereta api yang melintas, baru bisa melintas di perlintasan tersebut, ” katanya.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Soewondo Kendal. Polisi yang tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.