Terlilit Utang, Pria Ini Nekat Gadaikan Mobil Rental

Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Daihatzu Xenia H-9368-EF, satu unit mobil pikap Suzuki Carry G-1651-IZ, dan satu unit mobil Toyota Calya G-9314-UP.

SLAWI – Berdalih meminjam motor untuk mengantar anaknya berobat, Dwi Haryanto warga Desa Dukuhsembung, Kecamatan Pangkah nekat menggadaikan motor milik tetangganya. Pria berusia 42 tahun ini juga kerap menyewa mobil dan menggelapkan mobil sewaan ke sejumlah orang.

Kapolres Tegal, AKBP Dwi Agus memberikan keterangan kepada sejumlah media saat gelar kasus penipuan dan penggelapan. Foto : metrojateng.com/ adithya

Aksi Dwi terhenti, setelah salah satu korbannya, Sunardjo (59) melapor ke Polsek Adiwerna, lantaran sepeda motor Honda Beat dibawa kabur. Dwi berhasil dibekuk petugas di Desa Mandiraja Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang.

Dari pemeriksaan terhadap pelaku, petugas Kepolisian mencatat sederet aksi pelaku di sejumlah wilayah berbeda. Seperti di Kecamatan Slawi, Adiwerna dan Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

“Sudah tujuh kali beraksi di beberapa lokasi. Untuk mobil ada empat unit yang digadaikan dan motor dua unit. Kasusnya masuk dalam tindak pidana penipuan dan penggelapan,” kata Kapolres Tegal, AKBP Dwi Agus Prianto, saat gelar kasus, kemarin.

Kapolres melanjutkan, untuk sepeda motor, modus pelaku yakni dengan berpura-pura meminjam sepeda motor kepada tetangga di rumah kontrakannya untuk mengantar anak berobat. Namun, setelah dipinjami, sepeda motor itu tak pernah dikembalikan.

“Kalau roda empat, modus pelaku yakni menyewa atau rental. Setelah dibawa kabur, kendaraan itu lalu digadaikan,” ujarnya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Daihatzu Xenia H-9368-EF, satu unit mobil pikap Suzuki Carry G-1651-IZ, dan satu unit mobil Toyota Calya G-9314-UP.

“Tersangka kita kenakan pasal 378 KUHP subsider pasal 372 KUHP‎,” tandas Kapolres.

Sementara itu, kepada sejumlah wartawan, pelaku mengaku nekat melakukan aksinya lantaran terlilit utang piutang. Pelaku yang diketahui tak memiliki pekerjaan itu mendapat uang Rp 25 juta untuk sekali beraksi menggadaikan mobil.

“Kalau motor paling cuma Rp 3 jutaan. Uangnya saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari dan menyicil pinjaman hutang,” ujarnya. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.