Tergerus Hujan, Jalan Utama di Karimunjawa Putus

jalan karimunjawa
Pemeriksaan jalan di Karimunjawa yang terputus. (foto: metrojateng.com/MJ-23)

JEPARA – Akibat tergerus hujan, jalan penghubung Desa Karimunjawa dengan Desa Kemujan di kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara, putus. Jalan tersebut merupakan jalan utama di Karimunjawa.

Sekertaris Desa Kemujan, Abdul Rosyid menyampaikan, akibat putusnya jalan penghubung dua desa ini, aktivitas masyarakat dan pariwisata terganggu. Jalan yang putus hanya bisa dilalui manusia.

“Diberi papan kayu untuk jembatan sementara agar bisa dilewati. Tapi hanya bisa untuk manusia dan sepeda motor. Itu jalan satu-satunya,” ujar Rosyid, Rabu (28/3/2018)

Rosyid melanjutkan, jalan dengan lebar 4,5 meter itu menghubungkan Desa Karimunjawa dengan Desa Kemujan menyusuri pantai. Sisi kanan jalan, dari Karimunjawa, berupa lereng. Jalan yang putus berada di Dukuh Nyamplungan Desa Karimunjawa.

“Air dari atas (pegunungan Karimunjawa) langsung turun ke bawah. Kalau dari Kemujan, di sisi kanan di jalan yang putus ada lokasi penambangan pasir,” ungkap Rosyid.

Kepala Desa Karimunjawa, Arif Rahman menambahkan, jalan yang putus sepanjang 3 meter dengan kedalaman 2,5 meter. Selain membuat jembatan darurat dari kayu, warga membuat jalan alternatif dengan cara mengeruk tanah di sisi kanan jalan.

“Kalau dilihat yang atas, putusnya sekitar 3 meter tapi yang bawah panjang tanah yang tergerus sampai 4 meter lebih, jadi tanah yang atas menggantung sangat berbahaya kalau dilalaui. Ini dengan peralatan seadanya warga membuat jalan alternatif agar bisa dilalui sepeda motor,” pungkasnya.(MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

47 − = 45

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.