Terbongkar! Peredaran Narkoba Jaringan Lapas, Sabu 317 Gram Disita

Tim satgas melacak kurir sabu yang membawa sabu seberat 317 gram ini di wilayah Kabupaten Kendal.

KENDAL – Badan Narkotika Nasional (BNN) Propinsi Jawa Tengah meringkus kurir narkoba dan seorang napi yang menjadi pengendali jaringan sabu di wilayah Jawa Tengah. Jaringan pengedar narkoba yang dikendalikan Napi Lapas kelas 1A Kedungpane Semarang dibekuk tim satgas BNN Provinsi Jawa Tengah dengan barang bukti 317 gram sabu siap edar.

Tersangka kurir dan pengedar sabu-sabu jaringan Lapas Kedungpane yang ditangkap tim BNNP Jateng. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Sabu tersebut diamankan dari seorang kurir berinisial SGT di Perumahan Rahayu Mutiara Indah Kelurahan Bandengan Kabupaten Kendal, Minggu (10/11). Penangkapan dua tersangka jaringan pengedar sabu dilakukan setelah mendapatkan informasi ada pengiriman narkotika jenis sabu dalam jumlah besar. Tim satgas melacak kurir sabu yang membawa sabu seberat 317 gram ini di wilayah Kabupaten Kendal.

Pengeledahan di rumah tersangka SGT tim Satgas menemukan tiga bungkus sabu seberat 300 gram dan tiga bungkus kecil sabu seberat 17 gram.

“Dari keterangan tersangka, ia diperintahkan mengambil narkotika ke Jakarta oleh seorang narapidana Lapas kelas 1A Kedungpane Kota Semarang bernama Fepri Suwelo Aji,” kata Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol Benny Gunawan saat jumpa pers di BNN Kendal, Rabu (13/11/2019).

Ditambahkan, tim kemudian berkordinasi dengan Lapas dan melakukan penggeledahan di sel tahanan. Dari penggeledahan ini tim satgas memperoleh dua alat komunikasi yang digunakan Fepri Suwelo Aji mengendalikan SGT sewaktu mengambil sabu di Jakarta.

Menurut Benny Gunawan, Fepri Suwelo pernah ditangkap saat menyelundupkan narkotika ke LP Nusakambangan melalui jasa Kantor Pos dan divonis 10 tahun penjara. Ia juga terlibat kasus narkoba serta divonis delapan tahun.

Para tersangka dikenakan pasal 114, 112 dan 132 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.