Terbelit Utang, Yusuf Gadaikan Motor Sahabatnya

Alasannya untuk menjemput adik yang motornya mogok di daerah Sam Poo Kong.

Tersangka saat gelar perkara di Polsek Pedurungan Semarang. (Efendi/metrojateng.com)

 

SEMARANG – Yusuf Irfanto (25), terpaksa berurusan dengan polisi. Sebab ia dituding melakukan tindak pidana penggelapan setelah menggadaikan motor milik sahabatnya tanpa sepengetahuan.
 
Alhasil, Yusuf diringkus petugas Polsek Pedurungan Semarang. Kepada polisi, dia berdalih menggadaikan motor milik temannya akibat terbelit utang.
“Saya punya utang Rp 6 juta, utang pribadi ke teman saya,” kata Yusuf di Mapolsek Pedurungan, Jumat (11/1/2019).
Peristiwa tersebut bermula saat Yusuf menghampiri rekannya di Pedurungan Tengah IX, Semarang pada 30 Desember 2018 lalu. Saat itu ia hendak meminjam sepeda motor milik sahabatnya bernama Muchamad Solhibbin (21), dengan alasan untuk menjemput adiknya di daerah Sam Poo Kong.
“Ya waktu itu saya niatnya meminjam memang untuk jemput adik saya. Motor adik saya katanya mogok di daerah Sampokong. Nah saya mau nganterin adik saya ke bengkel. Terus saya dicegat sama orang nagih utang,” kata Yusuf.
Tak mau berurusan dengan penagih, ia kemudian menggadaikan sepeda motor sahabatnya tanpa sepengetahuan pemilik. Sepeda motor Yamaha Vixion berpelat nomor H 3620 TJ itu digadaikan di daerah Bangetayu Wetan Rp 5 juta.
“Saya memang gadaikan buat bayar utang. Awalnya enggak bilang sama teman saya, tapi sehabis saya gadaikan saya kemudian bilang sama teman saya kalau sudah saya gadaikan,” kata Yusuf.
Pemilik motor merasa dirugikan, akhirnya melaporkan Yusuf ke Polsek Pedurungan. Yusuf kemudian diringkus di rumahnya di Pedurungan Tengah, Kota Semarang.
“Kami menangkap Yusuf di rumahnya kemudian kami bawa ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan. Tersangka kami jerat dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” kata Kapolsek Pedurungan, Kompol Mulyadi. (fen)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.