Tenggelam di Sungai Balong, Santri Magelang Hanyut sampai Laut Selatan

Saat itu korban sedang mandi bersama dua temannya Ferdi dan Syafii. Tiba-tiba datang banjir sehingga korban hanyut.

MAGELANG – Sylvian Marcelano Pratama (17), santri yang tenggelam saat mandi di Sungai Balong Pirikan Secang hanyut sampai Laut Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh nelayan di daerah Srandakan Bantul Yogyakarta, Sabtu (16/2/2019) pagi tadi.

Jasad santri yang hanyut dievakuasi dan dibawa ke Ponpes Nurul Islam Secang. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Kapolsek Secang Polres Magelang, AKP Purwanto, membenarkan penemuan korban. “Kami bersama anggota, BPBD Kabupaten Magelang, dan pihak Keluarga telah menjemput jenazah di Polsek Srandakan Bantul,” terangnya.

Era Bangun Karyono (47) dari pihak keluarga, membenarkan bahwa jasad yang ditemukan adalah Sylvian Marcelano Pratama yang merupakan santri dari Pondok Pesantren Nurul Islam Pirikan Secang. Korban beralamat di Jalan Bengkong Abadi I, Pioner Blok D Nomor 370 Bengkong, Laut Batam.

“Ya itu memang jenazah keluarga kami Sylvian, dilihat dari ciri ciri bekas jahitan di bagian tangan sebelah kiri dan luka bekas penyakit kulit di kaki. Dia hanyut di Sungai Bolong Pirikan Secang kemarin siang, Jumat (15/2),” kata dia.

Korban ditemukan nelayan dalam kondisi meninggal dunia dan terdapat luka-luka bagian kepala. Sebelum dibawa ke kampung halaman, korban dibawa menuju Pondok Nurul Islam Secang.

Seperti diketahui, korban hanyut di Sungai Balong Dusun Kauman desa Pirikan Secang Kabupaten Magelang. Saat itu korban sedang mandi bersama dua temannya Ferdi dan Syafii. Tiba-tiba datang banjir sehingga korban hanyut.

Duatemannya berhasil menyelamatkan diri. “Sebelum banjir di hulu Sungai Balong diguyur hujan deras,” terang Kalak BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.