Tenggak Miras Oplosan, Warga Gunungpati Tewas

Korban menenggak miras oplosan jenis ciu dicampur dengan teh bersoda bersama empat rekannya.

 

Saat mereka sedang asyik pesta miras, tiba-tiba Sunarto muntah. 

 

SEMARANG – Seorang pria warga Jetis, Trawas, Cepoko, Gunungpati, Semarang, tewas setelah mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan. Korban bernama Sunarto (34). Dia meminum miras oplosan jenis ciu yang dicampur teh bersoda bersama empat rekannya di lokasi tak jauh dari rumahmya pada Minggu (20/1/2019), sekira pukul 18.00.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula saat Sunarto bersama empat rekannya membeli ciu sore harinya. Keempatnya yakni Hendrawan (26), warga Nongkosawit, Gunungpati, Dwik Saputra (23), warga Jetis Trawas, Gunungpati. Lalu, Fredi (20), warga Ngerembel, Gunungpati dan Mundur (23), warga Jatirejo, Gunungpati.

 

Usai membeli ciu di daerah Gunungpati, mereka memutuskan untuk berkumpul dan meminum miras tersebut di sebuah  tak jauh dari rumah Sunarto, pukul 15.30.

 

“Keterangan saksi, sebelum miras itu dikomsumsi, mereka mencampur minuman tersebut dengan teh bersoda,” ujar Kasubag Humas Polrestabes Semarang, Kompol Baihaqi, Senin (21/1/2019).

 

Seusai dicampur, mereka kemudian menenggak minuman oplosan tersebut secara bergantian. Mereka menikmati minuman tersebut sembari mengobrol dan bercanda. Namun tiba-tiba, di tengah mereka asyik mengonsumsi miras tersebut, Sunarto muntah. Sontak peristiwa tersebut mengagetkan rekan-rekannya.

 

“Pukul 18.00, saat mereka masih mengonsumsi miras oplosan tersebut, tiba-tiba Sunarto mengalami muntah,” kata Baihaqi.

 

Tak hanya muntah, selang beberapa saat kemudian Sunarto jatuh pingsan. Mendapati itu, dua rekannya yakni Fredi dan Dwi langsung melarikan korban ke puskesmas terdekat. Namun sesampainya di puskesmas tersebut Sunarto diketahui meninggal.

 

Sementara itu, petugas Polsek Gunungpati dan Unit Inafis Polrestabes Semarang yang mendapat informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

 

“Sudah kami lakukan olah TKP,  tapi untuk jenazah yang bersangkutan (Sunarto) langsung diminta pihak keluarga. Keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi. Saat ini pemakaman juga sudah dilakukan,” tukas Kapolsek Gunungpati, Kompol Budi Abadi. (fen)

 

 

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.