Tenaga Pelipat Surat Suara Digeledah Polisi

Pastikan Keamanan Terjaga

Pemeriksaan ini dilakukan baik saat masuk ke ruangan maupun keluar ruangan. Hal ini demi ketertiban kelancaran dan tetap menjaga kerahasiaan.

KENDAL – Polisi menggeledah dan memeriksa tenaga pelipat surat suara Pemilu 2019 sebelum masuk maupun keluar gedung Islamic Center Bugagin Kendal. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengantisipasi kecurangan dan ketertiban selama melakukan pelipatan.

Polisi menggeledah tenaga pelipat surat suara sebelum masuk ke ruangan. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Satu persatu tenaga pelipat yang akan masuk ke gedung Islamic Center Kendal diperiksa dan digeledah petugas kepolisian. Pemeriksaan ini dilakukan baik saat masuk ke ruangan maupun keluar ruangan. Hal ini demi ketertiban kelancaran dan tetap menjaga kerahasiaan.

Selain itu tenaga pelipat surat suara juga tidak diperbolehkan membawa air minum, telepon genggam, maupun tas. Bahkan bagi perempuan yang berhijab dilarang menggunakan jarum atau sejenisnya.

Tenaga pelipat surat suara yang berada di dalam ruangan steril dari benda keras, air maupun benda tajam. Petugas keamanan juga berkali-kali mengingatkan agar tenaga pelipat surat suara mematuhi aturan.

“Bagi yang membawa bekal makan dan minum bisa ditiitipkan di sekretariat atau pos penjagaan polisi,” jelas Ketua KPU Kendal Hevy Indah Oktaria, Selasa (5/3/2019).

Dikatakan, standar operasional pelaksanaan harus ada pemerksaan dan penggeledahan kepada tenaga pelipat suarat suara. “Ini untuk mengantisipasi  tidak boleh surat suara terbawa pekerja ke luar ruangan sehingga akan menjadi masalah bagi kami,” imbuhnya.

Pelipatan surat suara di KPU Kabupaten Kendal melibatkan 400 orang. Tenaga pelipat suarat suara ini akan melakukan pelipatan surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, DPD, DPR RI Dapil 1, DPRD Provinsi dapil 2 dan DPRD Kabupaten Kendal sebanyak 3.979.340.

“Saat ini baru ada 3.174.340 sedangkan kekurangan surat suara yang belum dikirim sebanyak 805.175, termasuk  surat suara DPD yang belum dikirim sama sekali,” terang Hevi.

Ditargetkan dalam satu hari, satu kelompok bisa menyelesaikan 50 kardus atau setara dengan 25 ribu surat suara. Sehingga harapannya pelipatan surat suara bisa tuntas dalam 10 hari.

Sementara Ketua Bawaslu Kendal Odiliya Amy Wardayani mengatakan, sesuai hasil pengawasan pelaksanaan  pelipatan surat suara berjalan dengan  baik dan terkelompok.

Pelipatan surat suara pemilu kali ini   lebih baik dari periode sebelumnya. Sebab pelipatan suara lebh luas dan lebih nyaman baik dari segi keamanan maupun kenyamanan. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.