Telp 135, Kini Beli BBM dan LPG Bisa Diantar

Inisiasi Pertamina ini karena melihat perubahan perilaku konsumen sekarang. Mereka telah bergantung pada layanan pesan antar.

 

General Manager Pertamina MOR IV, Iin Febrian bersama jajaran pimpinan meluncurkan program Pertamina Delivery Service (PDS) itu dilaksanakan di SPBU COCO 41.502.02 Sultan Agung, Rabu (27/11/2019). Foto : metrojateng.com/anggun puspita.

SEMARANG – Konsumen di Jawa Tengah kini makin dimudahkan dalam membeli BBM dan LPG. Pertamina MOR IV meluncurkan layanan pesan antar produk BBM dan LPG ke konsumen yang tidak bisa melalukan pembelian dengan datang langsung ke SPBU atau agen LPG.

Peluncuran program Pertamina Delivery Service (PDS) itu dilaksanakan di SPBU COCO 41.502.02 Sultan Agung, Rabu (27/11/2019).

General Manager Pertamina MOR IV, Iin Febrian mengatakan, program ini baru pertama kali diterapkan di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
“Inisiasi ini karena kami melihat perubahan perilaku konsumen sekarang. Mereka telah bergantung pada layanan pesan antar, maka menjawab kebutuhan itu kami melakukan jemput bola untuk distribusi BBM dan LPG,” ungkapnya.

Untuk BBM, Pertamina Delivery Service melayani pembelian Pertamax Turbo dan Pertamina Dex. Sedangkan, untuk LPG melayani pembeian Bright Gas ukuran 5,5 kg dan produk pelumas yaitu Fastron Eco Green.

Iin menjelaskan, pelanggan bisa mendapatkan layanan PDS dengan menghubungi kontak Pertamina 135.
“Kurir PDS akan segera mengantarkan pesanan pelanggan yang telah memesan melalui kontak Pertamina 135. Sebagai informasi, kendaraan bermotor yang digunakan oleh kurir kami telah diuji kelaikan dan keamanannya sehingga para pelanggan tidak perlu khawatir mengenai masalah keamanannya,” jelasnya.

Saat ini baru enam SPBU yang dapat memberikan layanan PDS di wilayah MOR IV. Khusus untuk wilayah Semarang Jawa Tengah, ada empat SPBU yaitu SPBU 4450140 Sudirman, SPBU 4450141 Pemuda, SPBU 4450202 Sukun dan SPBU 4150202 Sultan Agung Akpol.

“Di setiap SPBU kami telah siapkan rata-rata empat armada untuk melayani pesanan pelanggan dan siaga dalam waktu 24 jam. Adapun, pesanan BBM dibatasi maksimal 30 liter dan dikenakan ongkir Rp 20 ribu,” tandasnya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.