Telan Duit Rp 1,5 Miliar, Proyek Taman Kedondong Mangkrak

Dulu, taman tersebut merupakan lapangan yang digunakan bermain anak-anak dan sepakbola warga. Alih-alih dibangun taman oleh Pemkot Semarang, malah mangkrak.

Kondisi Taman Kedondong di Kelurahan Lamper Tengah, Semarang Selatan, yang dinilai mangkrak.

 

SEMARANG – Proyek pembangunan Taman Kedondong di Jalan Kedondong Dalam IV Kelurahan Lamper Tengah, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, dinilai merupakan proyek gagal. Proyek pembangunan taman yang dilakukan tahun 2017 dengan menelan anggaran Rp 1,5 miliar itu kini kondisinya amburadul.

 

Penilaian itu ramai dilayangkan oleh netizen di salah satu grup Facebook diskusi terbesar bagi warga Kota Semarang, yakni Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar). Taman tersebut dulunya adalah merupakan lapangan tempat kegiatan olahraga sepak bola bagi warga sekitar.

 

Di grup tersebut, Jumat (11/1/2019), pengguna akun Facebook Irfan Ahmad mengunggah beberapa foto yang menunjukkan kondisi Taman Kedondong.

 

Dulu lapangan Kedondong Lamper menjadi arena olahraga sepak bola yang sangat menggemberikan buat warga. Tapi sekarang dibuat jadi taman yang sangat tidak terawat dan kelanjutan untuk pembangunan yang kapan lagi untuk dikerjakan???

 

Sebagai contoh di taman dan lapangan Bumirejo Gedawang yang sangat bagus, taman dilihat sangat bagus dan lapangan sepak bola masih difungsikan, malah dibuat tambah josss. Mengapa di lapangan Kedondong Lamper tidak dibuat seperti itu?? yang sudah menghabiskan dana Rp 1,5 miliar, tapi kondisi sekarang yang amburadul. Lapangan sepak bola pun hilang,’’ tulis Irfan Ahmad disertai hastag #miksemar curhat #miksemar sambat #miksemar tinggal kenangan.

 

Berdasarkan foto yang diunggahnya, kondisi taman tersebut memang tampak memprihatinkan. Selain beberapa fasilitas rusak, taman tersebut dianggap tidak layak digunakan sebagai tempat bermain bagi anak-anak.

 

Tulisan ‘Taman Kedondong’ di salah satu sudut sudah rusak. Area jogging track juga sudah dipenuhi rumput liar. Beberapa tanaman juga banyak yang mati. Bahkan sisa kayu dari pemotongan pohon dibiarkan begitu saja di tengah taman.

 

‘’Awal mula dibangun banyak yang khawatir kehilangan area bermain sepak bola. Sekarang taman pun tidak jadi. Bahkan tidak layak untuk taman bermain anak,’’ ungkap netizen lain.

 

Tidak sedikit netizen lainnya yang memberikan penilaian senada. Kebanyakan mereka menilai pembangunan Taman Kedondong di wilayah Semarang Selatan itu merupakan proyek yang gagal. ‘’Miris delok kondisi lapangan Kedondong saiki,’’ kata akun Agus Comex memberikan komentar.

 

Termasuk ada pula yang menyatakan Pemerintah Kota Semarang justru hanya menghambur-hamburkan uang dengan pembangunan infrastruktur seperti itu. (duh)

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.