Teladani Sifat Rasul, PLN Santuni 50 Anak Yatim

Salah satu upaya memaknai Maulid Nabi adalah dengan menjalankan sunnah-sunnahnya dan membaca salawat.

SEMARANG – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H menjadi refleksi untuk meneladani sifat baik rasulullah. Termasuk perusahaan seperti PLN UID Jawa Tengah dan DIY yang memanfaatkan momen tersebut untuk berbagi kepada 50 anak yatim.

General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY Feby Joko Priharto menyerahkan santunan kepada anak yatim di di sela acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid An-Nur Kantor PLN UID Jateng dan DIY Jalan Teuku Umar Semarang, Rabu (13/11/2019). Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Mengusung tema “Meneladani Nabi Muhammad SAW, menuju SDM PLN yang unggul untuk Terangi Indonesia“ kegiatan itu menghadirkan narasumber Ustad Fahrurozi di Masjid An-Nur Kantor PLN UID Jateng dan DIY Jalan Teuku Umar Semarang, Rabu (13/11/2019).

Acara ini dihadiri oleh General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY Feby Joko Priharto, Wakil Ketua MUI Kota Semarang, KH Mustam Aji, para Senior Manager, dan pegawai di lingkungan instansi tersebut.

Fahrurozi mengatakan, salah satu upaya memaknai Maulid Nabi adalah dengan menjalankan sunnah-sunnahnya dan membaca salawat. Ada dua macam selawat, yaitu selawat di dalam salat dan selawat di luar salat.

“Mengapa kita berselawat kepada Rasul? Yang pertama karena Allah dan malaikat juga berselawat, kedua karena Rasul begitu mencintai kita, maka balaslah cintanya dengan berselawat,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, wujud memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat dilakukan menjaga hubungan dengan Allah SWT dan manusia.

“Pribadi unggul itu yang sanggup menjaga hubungan tidak hanya dengan Allah, tapi juga dengan sesama manusia, siapapun itu. Jadi pribadi unggul itu yang sanggup menghargai hidup bersama orang lain,” imbuhnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Feby Joko Priharto menambahkan, ada empat sifat utama nabi yang bisa diteladani oleh insan PLN.

“Pertama Shiddiq artinya benar. Tidak hanya perkataannya saja yang benar, namun perbuatannya juga benar. Kedua Amanah artinya dapat dipercaya. Nabi Muhammad bukanlah seorang pembohong, oleh karenanya beliau dijuluki Al Amin yang artinya terpercaya,” katanya.
S

insan PLN kedua sifat tersebut dapat diteladani dengan menerapkan integritas dalam setiap menjalankan tanggung jawab di perusahaan.

“Ketiga, tabligh yang artinya menyampaikan, hendaknya kita dalam bertindak juga dapat menyampaikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, pelanggan, stakeholder kita. Tiga sifat yang sebelumnya belumlah optimal apabila belum menerapkan sifat keempat yatiu Fathanah yang artinya cerdas intelektual,” jelas Feby.

Dia berharap, melalui peringatan Maulid Nabi ini dapat meningkatkan keimanan kepada Allah dan RasulNya serta dapat membawa perubahan positif tidak hanya dalam pekerjaan namun di dalam kehidupan sehari hari.

Sementara, kesempatan ini juga dimanfaatkan PLN untuk memberikan santunan kepada anak yatim. Sebanyak 50 orang anak yatim yang berasal dari Yayasan Yatim Mandiri dan Yayasan At-Taqwa menerima santunan tersebut. Selain itu juga dilaksanakan simbolis penyerahan pembangunan gedung kepada SMK Nurul Barqi. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.