Tekan Harga Melonjak, Lima Pasar Digelontor 20 Ton Bawang Putih

Harga bawang putih di pasaran sebelumnya berkisar antara Rp 45.000- 50.000 per kilogram.

SEMARANG – Sebanyak 20 ton bawang putih Kating kering bantuan dari Kementerian Perdagangan RI didistribusikan ke sejumlah pasar tradisional di Kota Semarang. Hal itu dilakukan dalam kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang pada Senin (22/4/2019).

 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto saat menggelar operasi pasar dengan menjual bawang putih Kating kering, Senin (22/4/2019).

 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, operasi pasar dilakukan sebagai upaya untuk menstabilkan harga bawang putih di pasar-pasar Kota Semarang. 20 ton bawang putih Kating tersebut didistribusikan kepada sedikitnya lima pasar besar di Kota Semarang.

Dijelaskan, sebelumnya menerima laporan adanya kenaikan harga sembako khususnya bawang putih yang cukup tinggi. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan dan koordinasi diputuskan perlu ada operasi pasar dan pasar murah bawang putih sebanyak 20 ton di lima pasar.

‘’Kami sengaja hanya dipilih lima pasar besar karena kelima pasar ini merupakan pasar grosir. Jadi pendistribusian diharapkan bisa lebih merata,’’ kata Fajar Purwoto.

Distribusi 20 ton bawang putih ke lima pasar tersebut di antaranya, 5 ton ke Pasar Johar, 4,5 ton ke Pasar Peterongan, 3 ton ke Pasar Gayamsari, 3,5 ton di Pasar Bulu, dan 4 ton di Pasar Karangayu.

Fajar menjelaskan, harga bawang putih Kating di pasar sebelumnya berkisar antara Rp 45.000- 50.000 perkilogram. Namun bawang putih Kating bantuan dari Kementerian Perdagangan dalam operasi pasar ini hanya dijual dengan harga Rp 32.000 perkilogram.

‘’Kami harap mereka (para pedagang, Red) akan menjual bawang putih Kating kering kembali ke konsumennya dengan harga Rp 37.500,’’ ujarnya.

Operasi pasar ini, lanjut Fajar, akan terus dilakukan secara intens terhitung sejak setengah bulan sebelum Puasa. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan sidak untuk mengecek harga dan stok beberapa kebutuhan pasar khususnya kebutuhan pokok masyarakat agar tetap stabil. (duh)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.