Teganya, Bayi Laki-laki Dibuang di Depan RSJ Magelang

Orok diperkirakan berusia sekitar lima hingga enam bulan dalam kandungan dan tidak ada placenta

MAGELANG – Warga Kampung Kupatan, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang dihebohkan dengan penemuan mayat orok berjenis kelamin laki-laki, Jumat (16/11/2018) pagi. Orok tersebut ditemukan pemulung dengan posisi telentang di selokan air yang ada di pinggir jalan raya Magelang-Semarang tepatnya di depan RSJ Prof Dr Soerojo.

Warga berkerumun di lokasi penemuan mayat di depan RSJ Dr Soerojo Magelang, Jumat (16/11/2018). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Penemuan itu sontak menyebabkan jalanan menjadi macet. Banyak warga setempat maupun orang yang lalu lalang langsung berhenti untuk melihat apa yang terjadi.

Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Dharmawan melalui Kapolsek Magelang Utara, Kompol Moh Kodar menjelaskan, pertama kali mayat orok ditemukan oleh Slamet Sugiono (59) warga Kampung Canguk Kelurahan Rejowinangun Utara Kecamatan Magelang Tengah yang berprofesi sebagai pemulung. Orok itu ditemukan sekitar pukul 06.30.

Orok diperkirakan berusia sekitar lima hingga enam bulan dalam kandungan dan tidak ada placenta (tali pusar). “Diduga orok itu sengaja dibuang oleh ibunya setelah beberapa saat melahirkan, karena tidak ada darah ataupun tali pusar,” kata Kodar.

Kodar mengaku belum bisa memastikan apakah orok itu dilahirkan secara normal atau tidak. Setelah dilakukan identifikasi, orok langsung  dibawa ke RSU Tidar Magelang untuk dilakukan visum.

“Setelah itu kita serahkan ke kelurahan Kramat Utara dan selanjutkan dimakamkan di pemakaman umum setempat,” terangnya.

Sementara, saksi Slamet Sugiono mengatakan, dirinya menemukan orok tersebut secara tidak sengaja. “Saat itu saya sedang mencari barang rosok di dalam selokan yang tidak ada airnya. Semula saya  mengira benda itu boneka, ternyata bayi,” ujarnya. (MJ-24).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.