Tari Kolosal Jemparingan Buka SIPA 2018 di Benteng Vastenburg

Total terdapat 17 delegasi seniman dari tujuh negara yang akan tampil di ajang tahunan tersebut

SOLO – Solo International Performing Art (SIPA) kembali digelar. Event ini menyuguhkan beragam seni musik dan tari dari berbagai daerah dan luar negeri.

Pembukaan SIPA 2018 di Benteng Vastenburg, Kamis (6/9/2018) malam. Foto: metrojateng.com

SIPA edisi ke-10 ini digelar di kawasan wisata Benteng Vastenburg, Solo. Dengan tema “We Are The One , We Are The Nation”, SIPA 2018 dibuka dengan penampilan seniman asal Solo, Melati Suryodarmo .

Melati yang sudah belasan tahun berkesenian di Eropa, membuka acara dengan paduan seni tari dan musik kontemporer. Berkolaborasi dengan seniman Solo, Melati menyuguhkan tari kolosal bertema Jemparingan alias Panahan.

“Saya hanya ingin menampilkan karya,  yang berpesan mengenai penghargaan akan keberagaman,” ujar Melati saat ditemui usai tampil, Kamis (6/9/2018) malam.

SIPA 2018 juga menyuguhkan kesenian dari berbagai daerah, bahkan luar negeri. Di antaranya suguhan seni gerak dari kelompok seni Leineroebana Dance Company, asal Belanda.

Pada hari pertama, tampil Pertunjukan Suling Bambu Dasarai Lamaknen, dari Kabupaten Belu, Atambua, NTT. Kemudia disusul dengan penampilan Studio Taksu asal Solo, Chinese Youth Goodwill Association dari Taiwan, serta Gilang Ramadhan yang berkolaborasi dengan seniman asal Palu, Smiet.

SIPA 2018 akan digelar selama tiga hari 6-9 September. Total terdapat 17 delegasi seniman dari tujuh negara yang akan tampil di ajang tahunan tersebut. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.