Target Raup Rp 15 Miliar, Ikapesta Hadirkan Konsep Marketplace

Ikapesta kembali gelar pameran pada 2-4 November 2018.

SEMARANG- Pameran jasa dan perlengkapan pesta Ikapesta kembali digelar di Bale Sindoro dan Merbabu PRPP Jawa Tengah, 2-4 November 2018.

Sejumlah desainer memamerkan rancangan gaun pengantin pada pameran Ikapesta pada Maret 2018. Ikapesta kembali menggelar pameran di Bale Sindoro dan Merbabu PRPP Jawa Tengah, 2-4 November 2018. Foto: metrojateng.com/Anggun Puspita

Menargetkan transaksi sebesar Rp 15 miliar panitia akan menghadirkan konsep marketplace kepada pengunjung.

Konsep marketplace dihadirkan kali pertama pada penyelenggaraan Ikapesta periode dua tahun ini. Jika sebelumnya setiap vendor memiliki tema yang berbeda pada masing-masing stan, tahun ini akan mengangkat tema yang sama yaitu “A Million Dreams”.

Ketua Harian Ikatan Pengusaha Jasa dan Perlengkapan Pesta (Ikapesta), Denny Adhi Candra mengatakan, pihaknya menargetkan transaksi minimal sama dengan realisasi pameran Ikapesta bulan Maret lalu.

“Pada pameran sebelumnya kami menargetkan transaksi Rp 10 miliar, tapi realisasi lebih tinggi yakni Rp 15 miliar. Pameran kali ini harapannya bisa sama dengan realisasi kemarin atau kalau bisa lebih tinggi,” ungkapnya saat ditemui di PRPP Jateng, Selasa (23/10/2018).

Panitia optimistis target transaksi yang diharapkan dapat tercapai mengingat pada akhir tahun ini akan banyak pesta pernikahan dan ulang tahun digelar.

Terkait tema “A Million Dreams”, sebanyak 150 vendor yang terlibat. Sseperti desainer gaun pengantin, fotografi, katering, dan lainnya dalam pameran ini akan diwujudkan melalui beberapa pulau yang masing-masing memiliki tema yang berbeda dan mewakili sejuta mimpi.

Tim Berlian Event Organizer, Caroline mengatakan, ada 10 pulau yang akan mewadahi peserta pameran. Temanya pun beragam seperti Borough Market London, Marche Place Monge Paris, Rialto Market Venice, Naschmarket Vienna, Dotonburi Jepang dan Yashow Market Beijing.

“Kali ini pengunjung juga akan merasakan pengalaman baru saat hadir dan bertransaksi di pameran karena seolah sedang berwisata,” katanya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.