Talut Sungai Blorong Longsor, 2 Rumah Rusak Parah

 

KENDAL – Dua rumah di Desa Kertomulyo RT 2 RW 4 Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal ambruk. Hal itu akibat talud Sungai Blorong longsor. Longsoran talud ini menggerus bagian belakang dua rumah yang ada di atasnya. Penghuni rumah mengungsi lantaran khawatir akan terjadi longsor susulan.

Kedua rumah tersebut adalah milik Maulana dan Ahmadun. Menurut mereka, longsor terjadi saat penghuni rumah masih terlelap tdur. “Kejadiannya waktu subuh. Suara gemuruh terdengar dari belakang rumah. Bagian belakang rumah serta kamar mandi ambruk. Yang sedang tidur terpental. Kami lari keluar rumah karena takut rumah ikut ambruk,” kata Maulana.

Mereka mengungsi  di rumah kerabat sambil terus memantau debit air Sungai Blorong yang dikhawatirkan naik jika hujan deras. Puing-puing longsoran rumah yang masih bisa dimanfaatkan, diselamatkan oleh pemilik rumah.

Camat Brangsong, Ahmad Ircham Chalid mengatakan, penanganan sementara untuk  mengurangi longsor susulan adalah dengan membuat penahan dari bambu. Pihaknya sudah melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal  untuk segera mungkin dilakukan penanganan.

Diduga, selain disebabkan karena curah hujan tinggi, longsor talud juga ddisebabkan oleh aktivitas penambangan pasir liar di pinggir sungai. “Kami sudah melaporkan ke BPBD. Penanganan sementara akan dibuat crucuk agar tidak terjadi longsor lagi,” jelas camat. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 2

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.