Takut Salah saat PSU, KPPS di Kendal Minta Pendampingan

Ketegangan terlihat dari panitia pemungutan suara yang lebih selektif dan memeriksa kembali undangan dari pemilih.

KENDAL – Sempat tertunda, Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu di TPS 02 Kelurahan Balok Kecamatan Kota Kendal akhirnya dilaksanakan pada Sabtu (27/4/2019). PSU ini mundur dari jadwal yang sebelumnya ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal pada Kamis (25/4).

Petugas membantu pemilih memasukkan surat suara di TPS 02 Kelurahan Balok Kota Kendal, Sabtu (27/4/2019). Foto: metrojateng.com/edi prayitno

KPU Kabupaten Kendal menyiapkan empat surat suara yakni presiden dan wakil presiden, DPD, DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Tengah. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Bawaslu yang menemukan ada kesalahan saat pemilu lalu.

Ketua KPU Kendal, Hevi indah Oktaria mengatakan berdasarkan rekomendasi Bawaslu pemungutan suara ulang hanya mencoblos empat surat suara. “Saat pelaksanaan pemilu serentak lalu ada pemilih yang hanya menggunakan KTP Elektronik diberi empat surat suara oleh KPPS. Sehingga dalam PSU kali ini empat surat suara harus diulang,” katanya.

Ketegangan terlihat dari panitia pemungutan suara yang lebih selektif dan memeriksa kembali undangan dari pemilih. Sejumlah pemilih meninggalkan surat suara di bilik tanpa dilipat.

Pemilih yang sudah renta ini tidak bisa melipat kembali surat suara sehingga pengawas dan petugas TPS membantu melipat surat suara. Surat suara juga tidak langsung dimasukkan hanya dibiarkan di atas kotak suara.

Hevi menambahkan petugas pemungutan suara di TPS 02 ini tidak ada yang diganti. Di TPS 02 Balok ini ada 234 daftar pemilih.

“Petugas TPS tegang dan stres khawatir melakukan kesalahan serupa. Pihak KPPS sendiri tidak ingin melakukan kesalahan yang sama dengan meminta pendampingan dari KPU maupun Bawaslu,” imbuh Hevi. (MJ-01)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.