Taksi Transmover Bluebird Dukung Wisata di Semarang

Melalui fitur Fixed Price, konsumen dapat memperoleh kepastian dan merasa lebih nyaman

SEMARANG – Kehadiran Avanza Transmover diharapkan bisa mendorong perkembangan pariwisata di Semarang. Armada baru Taksi Bluebird tersebut akan memanjakan pelancong saat berkunjung ke Kota Lunpia.

Armada baru Taksi Bluebird yang bisa mengangkut hingga tujuh penumpang resmi diperkenalkan di Klenteng Sam Poo Kong, Minggu (25/11/2018). Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meluncurkan taksi dengan kapasitas penumpang tujuh sheet dari taksi Bluebird yang diberi nama “Bluebird Transmover (7 Seater)” di Kompleks Klenteng Sam Poo Kong Jalan Simongan, Bongsari, Semarang. Minggu (25/11/2018).

Selain itu, Hendi, sapaannya, juga meluncurkan program tarif “Fixed Price” dari taksi Bluebird, dimana Bluebird memberikan layanan terbaiknya kepada konsumen. Dengan memperkenalkan fitur yang memungkinkan konsumen memesan melalui aplikasi My Blue Bird, untuk  mendapatkan tarif yang “fixed” (harga pasti) sebelum melakukan perjalanan.

Dalam peluncuran selain Hendi didampingi istri Krisseptiana Hendrar Prihadi, hadir juga  Direktur Marketing Bluebird Indonesia Amelia Nasution, GM Taksi Bluebird Area Semarang Nurwjaya dan Ketua Yayasan Klenteng Sam Poo Kong Mulyadi.

Hendi secara simbolis menyiram air dalam kendi yang dipecahkan ke taksi Bluebird serta menempelkan stiker “Ayo Wisata ke Kota Semarang”  sebagai simbol taksi Bluebird mendukung program wisata di Kota Semarang.

Hendi mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan Bluebird merupakan upaya untuk mendorong pariwisata Kota Semarang agark semakin berkembang.

“Kami melihat ada terobosan dari beberapa steakholder di Kota Semarang, dalam kaitan pariwisata.Kali ini Bluebird, mereka melakukan inovasi menyediakan mobil dengan kapasitas tujuh penumpang yaitu Avanza. Tentu saja terobosan Bluebird kami apresiasi karena ini sangat menunjang sektor pariwisata,’’ ungkapnya.

‘’Pada saat aksesbilitas orang mau naik taksi kemana-mana gampang dicari, maka memudahkan masyarakat bisa berkunjung ke destinasi-destinasi wisata, dan ini pasti sesuai dengan minimal persyaratan wisata menarik dengan aksesbilitas, aktifitas agenda dan juga akomodasi,’’ tegas Hendi.

Kemudian, Hendi juga menegaskan, untuk peluncuran fitur taksi My Blue Bird dengan firtur terbarunya yaitu “Fixed Price”, merupakan upaya Bluebird untuk berkompetisi  di pasarnya yang saat ini semakin lama semakin bersaing.

‘’Memang saat ini tuntutan pasar ini  sedemikian cepat, kalau perusahaan (Bluebird) tidak mengikuti perkembangan pasarnya maka dia akan ketinggalan. Intinya lebih murah dan kami beri apresiasi terobosan Bluebird ini,’’ ujar Hendi.

General Manager Bluebird Area Semarang, Nurwijaya mengungkapkan, masuknya armada taksi Blue Bird merupakan komitmen Bluebird untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

“Dengan  berbagai keunggulan  yang dimiliki Avanza Transmover, kami yakin  Bluebird akan terus menjadi pilihan utama masyarakat ketika ingin bepergian,’’ ungkap Nurwijaya.

Untuk peluncuran fitur tarif terbaru di My Blue Bird dengan Fixed Price-nya, lanjutnya, bertujuan memberikan fleksibelitas ekstra bagi konsumen dalam memilih skema pembayaran yang diinginkan.

‘’Melalui fitur Fixed Price, konsumen dapat memperoleh kepastian dan merasa lebih nyaman terlepas dari situasi dan  kondisi perjalanan yang dilalui,’’ tandasnya.

Selain itu dalam rangka memanfaatkan momentum pengenalan Avanza Transmover, pihaknya dalam kesempatan ini juga melakukan pemasangan stiker “Ayo Wisata ke Semarang” di kendaraan Bluebird. Sebagai bentuk nyata dukungan dalam pengembangan kegiatan pariwisata di Kota Semarang. (duh)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.