Tak Terima THR? Laporkan Saja ke Sini

image
Ilustrasi

MAGELANG -  Guna menampung aduan buruh perusahaan di Kota Magelang, tentang pembayaran THR,  Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) setempat membuat posko pengaduan tunjangan hari raya (THR). Posko yang dibuka di kantor Jalan A Yani, Magelang itu untuk menampung aduan seluruh pekerja perusahaan di Kota Magelang, tentang pembayaran THR.
    Kepala Disnakertransos Kota Magelang, Muji Rochman mengatakan, posko tersebut dibuka untuk membantu buruh mendapatkan pendampingan advokasi terkait pembagian THR.    Di posko ini, buruh bisa  mendapatkan informasi, sosialisasi, pengaduan, maupun bantuan hukum terkait THR.
    Dia menyebutkan, pembayaran THR  dasarnya telah ditentukan melalui Permenaker No 4 Tahun 1994. Namun, ada sedikit perbedaan mekanisme pembayaran tahun 2016. Dalam Pemenaker No 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, disebutkan ada  aturan baru bahwa pekerja di bawah tiga bulan mendapat THR secara proporsional. 
    “Ini yang membedakan dengan mekanisme tahun lalu bahwa THR diberikan bagi karyawan yang minimal sudah bekerja tiga bulan. Sekarang satu bulan sudah dapat, tapi proporsional,” jelas Muji.
    Asisten Humas Perlengkapan dan Umum Sekretaris Daerah Kota Magelang Aris Wicaksono menyebutkan bahwa prinsipnya posko THR untuk memfasilitasi karyawan untuk mengadu mengenai masalah pembayaran THR.
    Aris menyebutkan, b atas maksimal pembayaran THR berdasarkan edaran dari Kemenaker memang 7 hari sebelum hari raya. “Namun saya berharap  kepada ratusan perusahaan di Kota Magelang  agar dapat membayarkannya dua minggu sebelum Lebaran,” pintanya.
    Pihaknya berharap para karyawan yang ingin mudik, bisa menikmati THR yang diberikan oleh perusahaan di mana mereka bekerja. Juga untuk mencukupi  kebutuhan jelang Lebaran yang  biasanya meningkat. (MJ-24) 
    

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 50 = 59

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.