Tak Kuat Beli Pulsa, Nenek Dianiaya

Pelaku Diamuk Massa

Warga yang geram sudah mendatangi rumah kadus, khawatir terjadi kericuhan polisi kemudian mengevakuasi ke Polsek Singorojo.

KENDAL – Lantaran tidak punya uang untuk membeli pulsa, seorang pemuda di Kendal nekat menganiaya neneknya. Pelaku yang mencoba kabur berhasil ditangkap dan diamuk warga.

Tersangka penganiayaan diamankan di Mapolsek Singorojo. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Tersangka Muhammad Sodikin (23) warga Dusun Guo Desa Trayu Singorojo Kendal, menganiaya seorang nenek bernama Rochanti (63) warga Dusun Nggadipiro RT 4 RW 10 Desa Kertosari Singorojo Kendal di tengah kebun.

Kepada petugas Sodikin mengaku menganiaya korban lantaran terdesak butuh uang untuk membeli kuota internet. “Awalnya saya duduk-duduk dan lihat korban jalan dari kebunnya. Sempat ngobrol sebentar lalu saya bekap dari belakang dan memukulnya,” jelasnya, Rabu (7/8/2019).

Tidak hanya itu Sodikin mengikat tangan korban dengan selendang milik koban dan meminta korban menunjukkan tempat menyimpan uang. Saat pelaku mencari uang di gubuk tempat istirahat korban melarikan diri.

Sementara itu keponakan korban mengatakan, warga yang mengetahui korban luka lebam/ kemudian mencari pelaku yang melarikan diri ke arah hutan sekitar desa. “Pelaku kemudian diselamatkan Kadus setempat dari amukan massa dan meminta bantuan polisi untuk mengevakuasi,” kata  Sunarto, keponakan korban.

Kapolsek Singorojo AKP Suyitno mengatakan polisi menerima informasi dari kadus ngadirejo bahwa pelaku penganiayaan diamankan di rumahnya. “Warga yang geram sudah mendatangi rumah kadus, khawatir terjadi kericuhan polisi kemudian mengevakuasi ke Polsek Singorojo,” ujar kapolsek.

Pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Singorojo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana penjara lima tahun. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.