Tak Kuat Bayar Denda, Napi Narkoba Batal Bebas di Hari Kemerdekaan

Sebanyak 349 warga binaan Lapas Kelas IIA Kota Magelang mendapat pengurangan hukuman

MAGELANG – Seorang narapidana yang menghuni Lapas kelas II A Kota Magelang, Rahmad Sholeh terpaksa harus mendekam lagi di balik jeruji lantaran tidak mampu membayar vonis denda atau hukuman subsider sebesar Rp 800 juta. Seharusnya, terpidana kasus narkoba ini bisa menghidup udara bebas bertepatan dengan HUT ke-73 Kemerdekaan RI, Jumat (17/8/2018).

Wakil Wali Kota Windarti Agustina secara simbolis menyerahkan remisi kepada warga binaan Lapas Kelas II A Kota Magelang, Jumat (17/8/2018). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Namun karena yang bersangkutan tidak mampu bayar vonis denda, maka masih harus menjalani hukuman lagi selama 4 bulan,” terang Kepala Lapas Kelas II A Kota Magelang, Bambang Irawan, usai pemberian remisi kepada para penghuni lapas, Jumat (17/8).

Penyerahan remisi, secara simbolis dilakukan oleh Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina.

Ia menyebutkan, di ulang tahun kemerdekaan RI ini, ada enam orang warga binaan yang menghirup udara bebas. Jumlah seluruh warga binaan yang memperoleh pengurangan masa hukuman dari Kementerian Hukum dan HAM RI ini sebanyak 349 orang.

Dari 349 warga binaan yang mendapatkan remisi, 289 orang di antaranya berupa remisi umum I pidana umum, tujuh orang remisi umum II dan sisanya sebanyak 53 orang mendapatkan remisi umum I pidana khusus.

Untuk remisi umum I pidana khusus sebanyak 53 orang, dengan perincian  dua orang mendapatkan remisi satu bulan, 19 orang mendapatkan pengurangan masa tahanan dua bulan, 26 orang menerima remisi tiga bulan, empat orang mendapatkan remisi empat bulan dan dua orang lainnya mendapatkan remisi selama lima bulan.

Didampingi Kasubsi Registrasi, Cahyo, Kalapas juga menyebutkan, saat ini jumlah penghuni Lapas Kelas IIA Magelang mencapai 549 orang yang terdiri atas 84 orang tahanan dan 462 narapidana. Sedangkan kapasitas kamar tahanan hanya 221 orang. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.