Tak Kantongi Izin Kerja, 12 Warga Cina Nyaris Dideportasi Dinsoskertrans Jepara

image
Ilustrasi

JEPARA – Pengawas tenaga kerja Dinas Sosial Tenagada Kerja dan Transmigrasi (Dinsoskertrans) Kabupaten Jepara memberikan peringatan keras kepada 12 tenaga kerja asing dari China. Itu lantaran pekerja tersebut tak mengantongi ijin kerja.  Hal tersebut disampaikan Kepala Dinsoskertrans Kabupaten Jepara, Zahid, Senin (15/2/2016).

 

Disampaikan Zahid, beruntung tenaga kerja asing tersebut tak langsung dipulangkan. Dinsoskertrans masih memberikan peluang kerja selama enam bulan kedepan. Itu setelah diberi peringatan, 12 tenaga kerja asing itu mau mengurus ijin kerja.

 

“Setelah kami beri peringatan, mereka mau mengurus ijin kerja. Tapi kami hanya berikan ijin kerja sementara selama enam bulan. Setelah itu, ijin tidak lagi bisa diperpanjang,” terang Zahid.

 

Lebih lanjut Zahir menerangkan, 12 tenaga kerj asing yang diberi peringatan itu bekerja di perusahaan garmen. Semuanya menempati posisi karyawan potong dan quality control (QC). Semestinya, pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tersebut, dikerjakan oleh tenaga kerja lokal.

 

“Itu sebabnya, aturan tenaga kerja asing dibawah posisi jajaran direksi atau direktur tidak boleh, itu untuk melindungi tenaga kerja lokal,” terang Zahid.

 

Hingga saat ini, Dinsoskertrans mencatat 286 tenaga asing bekerja di Jepara. Dari jumlah tersebut, 106 orang mengantongi ijin kerja dari Dinsoekertrans Kabupaten Jepara. Sisanya, mendapatkan ijin kerja dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. (Oby)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

14 − = 13

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.