Tak Hanya Sembako, Pemkot Semarang Berikan Bantuan Sosial Ini Saat Pandemi Covid-19

Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyapa para penghuni saat meninjau Rusunawa Sawah Besar yang digratiskan sewanya selama tiga bulan.

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bantuan sosial yang telah digulirkannya pada masa pandemik Covid-19 tidak sebatas paket sembako dan uang tunai. Tapi juga melalui instrument kebijakan retribusi PKL gratis, retribusi pasar rakyat diskon 50%, tariff pelanggan PDAM semua golongan diskon 50% dan lainnya.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, selain hal tersebut, termasuk juga kebijakan menggratiskan biaya sewa bagi warga yang menempati rusunawa di bawah pengelolaan Pemkot Semarang sejak bulan April, Mei dan Juni.

“Di sini adalah rusunawa yang baik, ruang pertemuannya ber-AC, belum pernah ada ruang di rusun yang pakai AC. Kemudian kamarnya juga besar-besar, dan Alhamdulillah sudah ada furniturenya,” katanya saat berada di Rusunawa Sawah Besar, Selasa (14/7/2020).

“Dan yang luar biasa, dari mulai masuk sampai hari ini, warganya belum pernah membayar. Belum kan ? Belum pernah bayar kan ?,” ujar Hendi kepada salah satu warga yang langsung diamini.

Walikota yang akrab disapa Hendi itu menekankan bahwa pemerintah memiliki komitmen besar untuk membantu warga di masa pandemi Covid-19 saat ini. Untuk itu, dia menegaskan bahwa bantuan sosial yang diberikan Pemerintah Kota Semarang tidak hanya berupa paket sembako saja.

Pembebasan biaya rusunawa di Sawah Besar yang berkisar antara Rp 170.000 sampai Rp 250.000 per bulan, kata Hendi, termasuk bantuan sosial yang diberikan di Kota Semarang. “Untuk itu sedulur-sedulur yang ada di rusunawa ini merupakan warga yang mendapatkan perhatian besar dari Pemerintah Kota Semarang,” tegasnya.

Di sisi lain, meskipun tak dibebani biaya rusunawa, Hendi berharap warga Rusunawa Sawah Besar tetap memiliki kepedulian dalam merawat lingkungannya.

“Jangan sampai tempat tinggalnya kotor, karena menjaga kebersihan adalah bagian dari rasa syukur, In Sya Allah Pemerintah Kota Semarang akan selalu memberikan dukungan. Jangan lupa juga menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan, dan seterunsya,” tandasnya. (duh)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.