Tak Akan Ada Tol ke Candi Borobudur, Melainkan Pelebaran Jalan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menjadi narasumber dalam Indonesia Leader Forum di Pelataran Resor and Spa, Borobudur Magelang, Kamis (26/10). (foto: metrojateng.com/ch kurniawati)

MAGELANG – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono memastikan tidak akan ada pembangunan jalan tol dari Bandara Kulonprogo Yogyakata ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Pernyataan Basuki itu menjawab isu yang santer beredar di kalangan masyarakat, baik masyarakat Magelang maupun Daerah Istimewa Yogjakarta (DIY).

“Saya pribadi memastikan tidak akan ada pembangunan jalan tol dari Bandara Kulonprogo menuju ke Yogjakarta,” tegas Basuki usai menjadi narasumber dalam Indonesia Leader Forum (ILF) di Pelataran resor and Spa, Borobudur Magelang, Kamis (26/10). Demikian pula perihal pembangunan jalur rel kereta api dari Magelang ke Yogjakarta, tidak akan dibangun kantaran terlalu sulit.

Untuk mendukung program pariwisata kawasan Candi Borobudur, pihaknya akan melebarkan jalan dari bandara ke Candi Borobudur tahun 2018 mendatang. Pelebaran jalan ini didukung pendanaan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan daerah.

Pihaknya juga akan melakukan pelebaran jalan sepanjang 22 km yang menghubungkan 10 Balai Ekonomi Desa di sekitar Candi Borobudur. Jalur jalan yang selama ini masih sempit akan dilebarkan menjadi 5 meter. Ia mengklaim tidak akan ada masalah dalam pembebasan lahan. Balai Ekonomi Desa akan dibantu dalam pengadaan sarana air bersih dan sanitasi.

Ketua Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Pemukinan Strategis Kementerian PUPR, John Sihombing menambahkan, pembanguan jalan antar Balai Ekonomi Desa sudah dimulai dikerjakan sejak Juni 2017. Pembangunan ini mendapat respon positif dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Dia menyebut, pekerjaan ini menghabiskan biaya sekitar Rp 203 miliar dengan rincian Rp 53 miliar untuk pembangunan jalan serta drainase, dan Rp 150 miliar untuk pengadaan fasilitas air minum, sanitasi, dan sebagainya.

Sementara itu, untuk memperlancar konektivotas pergerakan manusia dan barang, akan dibangun jalan tol Yogyarkarta – Bawen – Solo. Di tahun 2018 juga akan dibangun jalan tol untuk wilayah Jawa seperti Banten, Probolinggo dan Surabaya.

Menurut Basuki, PUPR akan mendukung perbaikan infrastruktur penunjang program pemerintah yang memprioritaskan sektor pariwisata. Setidaknya ada 10 destinasi andalan di seluruh Indonesia yang akan ditingkatkan infrastrukturnya. Beberapa diantaranya Mandalika, Labuan Bajo, Tanjung Lesung, Bangka Belitung, dan Raja Ampat. (MJ-24)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 2 = 2

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.