Tahun Depan Gaji Penyuluh Agama Non-PNS Naik 2 Kali Lipat

SEMARANG – Gaji penyuluh agama non-PNS yang bekerja di seluruh Indonesia akan dinaikkan dua kali lipat. Kenaikan gaji akan dilakukan bertahap mulai tahun ini sampai 2019 nanti.

Presiden Joko Widodo di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Sabtu (14/4). Foto: fariz fardianto

Hal tersebut ditegaskan Presiden Joko Widodo alias Jokowi, tatkala bertemu dengan ribuan penyuluh agama Jawa Tengah di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang, Sabtu (14/4).

“Saya janji akan menaikkan upah para penyuluh agama yang belum berstatus PNS. Saya akan naikkan dua kali lipat. Kemungkinan kalau
tidak tahun ini ya tahun depan,” kata pria asli Solo tersebut.

Jokowi mengatakan, kenaikan gaji bagi penyuluh agama honorer sangat penting mengingat peran mereka dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Apalagi, menurut Jokowi tugas penyuluh agama cukup krusial di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia yang terdiri dari 714 suku. Selain itu, juga ada 1.100 bahasa yang tersebar di 17.000 lebih pulau.

Di Indonesia, kata Jokowi, terdapat 81.000 penyuluh agama. Namun, justru ada 55 persen atau sebanyak 45.000 masih berstatus tenaga honorer dengan gaji di bawah rata-rata.

“Itu yang harus jadi perhatian kita. Konflik-konflik yang berakar permasalahan agama harus diantisipasi. Itu sudah menjadi tugas
bapak-ibu,” ungkap Jokowi.

Ia menyatakan ditengah kemajemukan itu, hampir 85 persen di antaranya menganggap isu agama sangat penting. Namun, di saat yang sama potret konflik sosial dengan akar permasalahan agama kerap terjadi. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 2 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.