Tahun 2019 Tak Semua Sekolah Dapat Dana Pendidikan 

Kalau gedungnya masih bagus, tahun depan tidak memperoleh anggaran pembangunan, supaya ikhlas.

SEMARANG- Pemkot Semarang tahun 2019 mulai menerapkan skala prioritas untuk pembangunan gedung sekolah. Tak semua sekolah memperoleh dana seperti tahun-tahun sebelumnya.

SD Tambakrejo 03 adalah salah satu sekolah yang terdampak rob dan banjir di Kota Semarang. Pemkot Semarang akan segara melakukan pembangunan dan renovasi sekolah rusak pada tahun 2019. Foto: metrojateng.com/Anggun Puspita

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, prioritas pembangunan sekolah yang belum memiliki gedung bagus, sehingga sekolah yang bangunanya sudah bagus tak lagi menerima bantuan.

“Mulai tahun depan kita akan tentukan skala prioritas. Dan tentu saja kepala sekolah harus memahami. Kalau gedungnya masih bagus, tahun depan tidak memperoleh anggaran pembangunan, supaya ikhlas,” ungkapnya, Kamis (6/12/2018).

Kebijakan itu ditempuh untuk pemerataan pendidikan. Anggaran pendidikan, kata wali kota, juga diperuntuhkan untuk kesejahteraan guru non-ASN, ASN, guru tak tetap dan guru swasta. Guru yang sudah bersertifikasi, katanya, semula belum mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), tapi tahun 2019 sudah dianggarkan untuk mendapat TPP seperti ASN.

“Ini merupakan bukti komitmen Kami dalam memajukan dunia Pendidikan. Sementara untuk guru yang mengajar di sekolah swasta, kami mengajak seluruh kepala sekolah yang hadir untuk turut membantu mencari solusi,” katanya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.