Syawalan, Arus Balik Dialihkan ke Lingkar Kaliwungu

Untuk mengatasi kemacetan selama tradisi Syawalan, arus balik diarahkan ke jalan lingkar Kaliwungu. Foto: metrojateng.com/MJ-01
Untuk mengatasi kemacetan selama tradisi Syawalan, arus balik diarahkan ke jalan lingkar Kaliwungu. Foto: metrojateng.com/MJ-01

KENDAL – Mengantisipasi kemacetan di jalur Pantura Kaliwungu tepatnya di depan Masjid Al Mutaqqin yang menggelar tradisi Syawalan, arus balik  H+6 dari  arah timur dialihkan ke jalur lingkar Kaliwungu. Hanya kendaraan pribadi dan warga yang hendak berziarah dan berkunjung ke tradisi Syawalan, diperbolehkan masuk ke Kaliwungu.

Kasat Lantas  Polres Kendal AKP Dedy Kasiadi mengatakan,  karean di pusat kota Kaliwungu ada perayaan tradisi Syawalan, banyak pedagang kaki lima yang  berjualan  di  tepi jalan makan arus dialihkan.

“Kita juga memasang barikade sepanjang jalan serta menempatkan anggota mengatur lalu lintas dan pengalihan arus jika ada kepadatan pengunjung Syawalan,” katanya.

Kendaraan umum yang berhenti menaikan dan menurunkan penumpang juga diarahkan di satu titik sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. “Untuk penyeberang jalan yang akan ke alun-alun Kaliwungu kita atur petugas agar tidak saling serobot menyeberang yang bisa mengakibatkan kemacetan,” imbuhnya.

Polisi sudah mengantisipasi kepadatan pengunjung saat malam midodareni, dengan menutup akses menuju alun-alun Kaliwungu dan membuka kantong parkir di sekitar Pasar Pagi dan Kalibendo. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 3 = 3

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.